google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham Pilihan Rabu, 29 Juni 2016 Langsung ke konten utama

Saham Pilihan Rabu, 29 Juni 2016

Daewoo Technical Desk 29 Juni 2016

by Heldy Arifien (heldy.arifien@dwsec-id.com)

IHSG (Trading Buy) :

Kembali, bargain hunting sejumlah saham unggulan berhasil mendorong IHSG menguat 0.95% dan ditutup pada level 4,882.17 jelang libur panjang Iedul Fitri. White Marubozu Candle dengan nilai transaksi mencapai IDR7.84tr, mencerminkan terbukanya peluang bagi IHSG untuk melanjutkan penguatan dan menguji resistensi atau sekaligus memasuki area 4,900;

Trend:  Distribution Area
EMA(5,20) Signal: Buy
Stochastic Signal: Overbought
Market Breath: Trading
R(2): 4, 924.58
R(1): 4,903.37
S(1): 4,848.20
S(2): 4,814.23 – Stop Loss
Note: Waspadai bayang-bayang aksi ambil untung pada titik 88.06 overbought trading stochastic, yang juga berpotensi mematahkan upaya IHSG untuk bertumpu pada support 4,900-nya.


Menu Santap Saham Daewoo Pagi ini;


GGRM (Trading Buy):

White Marubozu Candle dengan Bullish Signal pada EMA(5,20) kemarin, membuka ruang bagi GGRM untuk mencapai resistensi IDR69,725 pada titik 23.6% Fibonacci Rationya;

Trend: Expansion Phase
EMA(5,20) Signal: Buy
Stochastic Signal: Neutral/Hold
Market Breath: Trading
R(2): 70,541.67
R(1): 69,633.33
S(1): 66,908.33
S(2): 65,091.67 – Stop Loss
Note: Kami melihat terbukanya peluang bagi GGRM untuk bergerak dalam rentang harga IDR68,700-70,000.

KLBF (Trading Buy):

Formasi Ladder Bottom yang muncul di akhir sesi perdagangan kemarin, menjadi penentu arah pergerakan KLBF hari ini. Apabila kali ini mampu untuk melakukan penetrasi resistensi kuatnya di IDR1,425, maka target resistensi selanjutnya adalah IDR1,450-1,470;

Trend: Entering Expansion Phase
EMA(5,20) Signal: Buy
Stochastic Signal: Neutral/Hold
Market Breath: Buy
R(2): 1,450
R(1): 1,425
S(1): 1,410
S(2): 1,395 – Stop Loss

BBCA (Trading Buy)

MA(5,20) Signal: Buy
Stochastic Signal: Netural/Hold
R(2): 13,500
R(1): 13,125
S(1): 12,925
S(2): 12,825 – Stop Loss

BMRI (Trading Buy)

MA(5,20) Signal: Buy
Stochastic Signal: Buy
R(2): 10,050
R(1): 9,750
S(1): 9,300
S(2): 8,900 – Stop Loss

BBRI (Trading Buy)

MA(5,20) Signal: Buy
Stochastic Signal: Trading
R(2): 10,700
R(1): 10,575
S(1): 10,300
S(2): 10,050 – Stop Loss


ON SCREEN: CTRA RALS MAPI MPPA LPPF

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...