Langsung ke konten utama

Postingan

[BBTN] PLT Dirut PT Bank Tabungan Negara Tbk Tambah Kepemilikan Saham BBTN

Nixon L.P Napitupulu PLT Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) telah menambah kepemilikan sahamnya pada tanggal 19 Januari 2021. Menurut keterangan tertulis pada keterbukaan Informasi Kamis, Nixon membeli sebanyak 545.000 lembar saham BBTN di harga Rp 1.810 per saham. Dengan demikian, Nixon telah mengeluarkan dana sebesar Rp986,45 juta. "Tujuan dari transaksi adalah untuk Tabungan jangka panjang," tutur Nixon. Paska pembelian saham, Maka kepemilikan Nixon Napitupulu atas saham BBTN bertambah menjadi 1.765.800 lembar saham atau setara dengan 0,016% dibandingkan sebelumnya 1.220.800 lembar saham atau setara dengan 0,011%. (end) Sumber: IQPLUS

[PWON] PT Pakuwon Jati Tbk Ungkap Okupansi Sewa Kantor Masih Baik

PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) mengungkapkan bahwa tingkat okupansi penyewaan ruang kantor PWON masih berada di kisaran 85% sampai dengan 90%. Tapi, harga sewa turun sebesar 10% sampai 20%. "Strategi ke depannya, jelas kami harus terus kompetitif dan tak lupa menyesuaikan harga sewa. Saat ini bisa dikatakan kondisi di sektor penyewaan ruang kantor PWON masih aman karena okupansi tinggi. Tetapi kami hold pembangunan gedung perkantoran tahun ini," kata Direktur Pengembangan Bisnis PWON, Ivy Wong kepada Kontan.co.id, Kamis (21/1). Ivy mengatakan bahwa saat ini banyak penyewa meminta downsizing dan early termination karena work from home (WFH) yang sudah berjalan satu tahun. Dia menambahkan, permintaan ini kebanyakan datang dari perusahaan kecil dan medium lokal yang sektor bisnisnya terkena dampak pandemi secara langsung. "Kami memiliki strata title dan sebesar 60% ruang sudah terjual dan sebesar 40% disewakan pada perusahaan besar asing. Perusahaan seperti HP, Prudential, dan

[TBIG] PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. Percepat Lunasi Utang di Singapura

TBG Global Pte Ltd anak usaha PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) berencana melakukan percepatan pelunasan surat utang tanpa Jaminan dan telah mengumumkan di bursa efek Singapura Menurut keterangan tertulis Helmy Yusman Santoso menyampaikan bahwa surat utang sebesar USD350 juta dengan bunga 5,25 persen seharusnya jatuh tempo pada tahun 2022 dan rencana pelunasan dipercepat akan dilakukan pada pada tanggal 22 Februari 2021. TBG Global Pte Ltd adalah anak usaha TBIG dengan kepemilikan saham sebesar 100%. Helmy menambahkan "Percepatan pelunasan surat utang tersebut akan mengurangi beban bunga dan memperpanjang rata-rata tenor struktur utang TBIG," pungkasnya. Sumber: IQPLUS

[ENRG] PT Energi Mega Persada Tbk Tetapkan Harga Right Issue Rp 126 per saham

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) telah menetapkan harga penerbitan saham baru alias rights issue sebesar Rp 126 per saham. Dalam aksi korporasi ini, ENRG akan melepas 14,48 miliar saham. Sehingga nilai rights issue ENRG mencapai Rp 1,82 triliun atau setara US$ 129,34 juta. Emiten sektor tambang ini akan menggunakan US$ 43,5 juta dana rights issue untuk akuisisi 25% kepemilikan EMP Inc dari Kinross International Group Ltd. EMP Inc melalui anak usahanya memiliki dan mengoperasikan blok Kangean di Jawa Timur. "Setelah akuisisi tuntas, kepemilikan di Blok Kangean akan meningkat jadi 75% dari sebelumnya 50%," ujar Direktur Utama & CEO Syailendra Bakrie dalam siaran pers, Kamis (21/1). Energi Mega Persada akan menggunakan US$ 43,59 juta dari total rights issue untuk melunasi utang. Sisanya digunakan untuk mendanai kebutuhan modal kerja aset ENRG yang sudah beroperasi. Blok Kangean menjadi aset vital bagi ENRG. Sepanjang 2020 saja sebesar 48% produksi minyak dan gas (migas) Ene

[TKIM dan INKP] Rencana Bisnis Tjiwi Kimia dan Indah Kiat Tahun 2021

Dua perusahaan kertas Sinar Mas Group yakni PT Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) menyiapkan rencana bisnis untuk mencapai target penjualannya tahun ini. PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk melalui Cakrawala Megah Indah (CMI) sebagai distributor telah masuk ke dalam bisnis e-commerce dengan membuat official store di market place. Adapun TKIM juga akan menggenjot pertumbuhan tahun ini lewat penjualan PT. OKI Pulp & Paper (Tissue). Suhendra Wiriadinata, Direktur APP Sinar Mas memproyeksikan pun pertumbuhan penjualan kertas melalui INKP tahun ini akan mengalami kenaikan sebesar 10%. Dengan target tersebut, emiten kertas ini akan melakukan beberapa upaya atau dorongan agar dapat tercapai. Strategi itu meliputi, pertama meningkatkan harga jual produk-produk perseroan seiiring dengan kenaikan harga jual di global market. Kedua yakni INKP akan mengalihkan dan memaksimalkan penjualan ke negara-negara yang sudah membuka mar

[MCAS] PT M Cash Integrasi Tbk Dirikan PT MCAS WABIZ VISION

PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) mengumumkan pendirian anak usaha baru dengan nama PT MCAS WABIZ VISION pada 19 Januari 2021 yang lalu. Rachel Stephanie Direktur dan Sekretaris MCAS mengatakan, perseroan memiliki kepemilikan saham sebesar 5.049 saham atau 99% pada PT MCAS WABIZ VISION. “Adapun saham tersebut senilai Rp 504,90 juta,” ungkapnya pada keterbukaan informasi, Kamis (21/1). Lebih lanjut ia bilang terdapat afiliasi pada pengurus dan pemegang saham. Ia berharap transaksi ini dapat menunjang kegiatan usaha utama perusahaan ini. Rachel menambahkan tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan dan kelangsungan usaha dari pembentukan anak usaha ini. Dalam catatan Kontan.co.id, Manajemen PT M Cash Integrasi Tbk meyakini bisnis pada tahun 2021 akan bertumbuh. MCAS memproyeksikan pendapatan di sepanjang tahun ini meningkat 10%-15% year-on-year (yoy) menjadi Rp 14 triliun. Menilik laporan keuangan kuartal III-2020, tercatat pendapatan MCAS tumbuh 10,29% menjad

[ANTM] PT Aneka Tambang Tbk Fokus Penghiliran Komoditas Nikel

Emiten pertambangan mineral, PT Aneka Tambang Tbk., telah menyiapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan kinerjanya pada tahun ini. SVP Corporate Secretary Aneka Tambang Kunto Hendrapawoko mengatakan bahwa perseroan akan terus berfokus pada ekspansi pengolahan mineral bersifat hilir termasuk di komoditas nikel sembari melakukan perluasan basis cadangan dan sumber daya. “Tidak hanya itu, perseroan juga akan menurunkan lebih lanjut cash cost, meningkatkan daya saing biaya, dan meningkatkan kinerja bisnis inti untuk memacu pendapatan perusahaan,” ujar Kunto kepada Bisnis, Kamis (21/1/2021). Emiten berkode saham ANTM itu pun mengaku akan menjalin kemitraan untuk mengembangkan produksi mineral olahan baru dari cadangan yang ada. Adapun, emiten pelat merah itu ternyata diketahui sudah masuk dalam rantai produksi produsen kendaraan listrik milik Elon Musk, Tesla Inc. Berdasarkan laporan daftar smelter dan refiner (Smelter and Refiner List) milik Tesla, sedikitnya ada tujuh perusahaan asal ne

Saham Online di Facebook