Langsung ke konten utama

Postingan

PT Perusahaan Gas Negara Serahkan APD untuk Tim MEdis atasi Corona | Saham PGAS

IQPlus, (07/04) - Manajemen PT Perusahaan Gas Negara (PGN) menyerahkan bantuan berupa alat pelindung diri (APD) untuk tim medis yang menangani pasien virus corona (COVID -19) di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik Medan.
"Bantuan APD sebagai bentuk kepedulian PGN kepada 'pahlawan' kesehatan yang berada di garis terdepan dalam penanganan COVID - 19," ujar Sales Area Head PGN Area Medan, Saeful Hadi di Medan, Senin.
Bantuan yang disalurkan berupa sepatu boot, kacamata Google, sarung tangan, faceshield, masker N95, dan baju APD dengan jumlah masing-masing 20 pasang.
Bantuan APD diharapkan dapat membantu tim medis saat menjalankan tugas yang mulia itu.
Dia menjelaskan, selain RSUP H Adam Malik, Medan, manajemen PGN secara nasional juga membantu sejumlah rumah sakit lainnya.
Kota Medan menjadi perhatian karena sudah masuk zona merah, dan itu juga menjadi perhatian PGN untuk memberikan sumbangan APD.
"PGN terus memberikan dukungan kuat kepada garda terdepan da…

PT Indofood Sukses Makmur Tbk dapatkan peringkat idAA+ | Saham INDF

IQplus, (07/04) - PEFINDO menetapkan kembali peringkat "idAA+" terhadap PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan Obligasi VIII/2017. Outlook untuk peringkat Perusahaan adalah "stabil". 
Menurut keterangan yang diperoleh Selasa disebutkan, peringkat tersebut mencerminkan posisi pasar Perusahaan yang sangat kuat di industri makanan dalam kemasan, portofolio usaha yang terdiversifikasi dengan baik, kegiatan usaha yang terintegrasi secara vertikal, dan perlindungan arus kas yang kuat. Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh persaingan yang ketat di industri.
Peringkat dapat dinaikkan jika Perusahaan mampu memperbaiki struktur permodalan dan perlindungan arus kas secara konsisten dan mempertahankan posisi bisnis yang kuat. Hal ini tercermin dari rasio dana dari operasi (FFO) terhadap utang lebih dari 45% secara berkelanjutan.
Namun, peringkat dapat diturunkan jika Perusahaan secara agresif mendanai ekspansi dengan utang yang lebih besardibandingkan proyeksi, tanpa dise…

PT Bank Maybank Indonesia Tbk Terbitkan NCD XI Tahun 2020 | Saham BNII

IQPlus, (07/04) - PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) menerbitkan Negotiable Certificate of Deposit (NCD) XI Tahun 2020 senilai total Rp970 miliar yang terdiri dari empat seri.
Menurut keterangan KSEI Selasa disebutkan, Seri A memiliki jumlah pokok Rp200 miliar dengan tingkat diskonto 5,10% per tahun dan jangka waktu 3 bulan yang akan jatuh tempo pada 8 Juli 2020.
Sementara Seri B memiliki jumlah pokok Rp200 miliar dengan tingkat diskonto 5,34%% per tahun dengan tenor 6 bulan dan jatuh tempo pada 8 Oktober 2020. Seri C dengan jumlah pokok Rp110 miliar dengan bunga 5,48% per tahun dan jangka waktu 9 bulan serta tanggal jatuh tempo 8 Januari 2021.
Sedangkan Seri D dengan jumlah pokok Rp460 miliar dengan bunga 5,58% per tahun dan jangka waktu 12 bulan serta jatuh tmpo pada 8 April 2021. Tanggal distribusi secara elektronik pada 8 April 2020. (end)

PT Medikaloka Hermina Tbk Raih Kenaikan Laba | Saham HEAL

IQPlus, (07/04) - PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) meraih laba neto periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk hingga periode 31 Desember 2019 menjadi Rp255,4 miliar dibandingkan laba neto Rp124,4 miliar di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, pendapatan neto naik menjadi Rp3,63 triliun dari pendapatan Rp3,05 triliun dan beban pokok pendapatan naik menjadi Rp2 triliun dari beban pokok Rp1,77 triliun membuat laba bruto naik menjadi Rp1,62 triliun naik dari laba bruto tahun sebelumnya yang Rp1,28 triliun.
Sedangkan laba usaha diraih sebesar Rp583,3 miliar meningkat dari laba usaha tahun sebelumnya yang Rp385,9 miliar. Laba sebelum pajak penghasilan diraih sebesar Rp505,5 miliar naik dari laba sebelum pajak Rp275,5 miliar dan beban pajak penghasilan neto naik menjadi Rp161,5 miliar naik dari beban pajak Rp84,5 miliar sedangkan laba neto tahun berjalan tercatat naik Rp343,9 miliar dari laba neto Rp191 miliar.
Total aset per…

PT XL Axiata Tbk Siap Buyback Saham | Saham EXCL

IQPlus, (07/04) - PT XL Axiata Tbk (EXCL) berencana melakukan pembelian kembali saham perseroan dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.
Menurut keterangan perseroan Selasa disebutkan, jumlah sebanyak-banyaknya sebesar Rp500 miliar dimana perseroan dapat membeli kembali paling banyak 20% dari modal disetor perseroan.
Pembelian kembali saham akan dilakukan mulai 7 April 2020 sampai dengan 6 Juli 2020 dimana perseroan berencana menyimpan saham yang telah dibeli kembali untuk dikuasai sebagai treasury stock.
Perseroan telah menunjuk PT Mandiri Sekuritas untuk melakukan pembelian kembali saham perseroan sesuai periode pembelian kembali saham yang telah disebutkan. (end)

PT Kino Indonesia Tbk Raih Penungkatan Penjualan | Saham KINO

IQPlus, (07/04) - PT Kino Indonesia Tbk (KINO) meraih penjualan sebesar Rp4,68 triliun hingga periode 31 Desember 2019 meningkat dari penjualan Rp3,61 triliun di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan menyebutkan Selasa, laba kotor naik menjadi Rp2,19 triliun dari laba kotor Rp1,64 triliun tahun sebelumnya dan laba sebelum beban pajak penghasilan diraih Rp636,09 miliar naik tajam dari laba sebelum beban pajak tahun sebelumnya yang Rp200,38 miliar.
Laba neto yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk diraih Rp520,44 miliar naik dari laba neto Rp150,15 miliar tahun sebelumnya. Sedangkan total aset perseroan hingga periode 31 Desember 2019 mencapai Rp4,69 triliun naik dari total aset Rp3,59 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

Garuda Indonesia Siap Angkut Kebutuhan Tangani COVID-19 | Saham GIAA

IQPlus, (07/04) -  Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan bahwa pesawat Garuda Indonesia siap untuk mengangkut kebutuhan barang dalam rangka menangani COVID-19.
"Kami menyiapkan pesawat Garuda sebagai kargo untuk terbang ke mancanegara bila dibutuhkan untuk mengangkut," ujar Erick Thohir usai melakukan tinjauan fasilitas kesehatan di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Hotel Patra Jasa dan Rumah Sakit Pertamina Jaya (RSPJ) di Jakarta, Senin.
Ia menambahkan pihaknya juga berupaya untuk menyiapkan kebutuhan obat-obatan dalam menangani COVID-19.
"Kita juga memastikan kebutuhan obat-obatan juga siap, 90 persen bahan baku obat ini dari luar negeri, kita harus menyiapkan yang namanya health security," katanya.
Erick menyampaikan pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan kementerian dan lembaga lainnya dalam memitigasi dampak COVID-19.
"Pemerintah semaksimal mungkin untuk bagaimana menjaga supaya kita siap hadapi COVID-19. Kami di BUMN tida…