Langsung ke konten utama

Postingan

BANK SYARIAH INDONESIA GELAR VIRTUAL EXHIBITION

PT Bank Syariah Indonesia Tbk menghadirkan solusi keuangan kepada masyarakat dalam event virtual/online BSI Ramadhan Fest. Acara BSI Ramadhan Fest diselenggarakan BSI pada 13 April hingga 13 Mei. Melalui acara ini, diharapkan bisa meningkatkan literasi dan inklusi produk dan layanan keuangan syariah di masyarakat. Direktur Utama BSI Hery Gunardi berharap gelaran BSI Ramadhan Fest dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat dalam menggunakan produk keuangan syariah di Indonesia. "Sehingga menjadi modal dasar bagi perusahaan agar bisa tumbuh lebih cepat," kata Hery. Melalui BSI Ramadhan Fest BSI menyuguhkan produk-produk unggulan diantaranya BSI Mobile, BSI Griya, BSI Oto dan produk retail banking lainnya. .Karena kami ingin menunjukan bahwa BSI ini besar tidak hanya karena mengusung keuangan syariah, tetapi juga karena keunggulan produk-produknya. ujar Hery. Acara yang dilakukan secara virtual/online tersebut bertujuan untuk memperkenalkan Bank Syariah Indonesia kepada m

TINGGINYA BEBAN PICU KERUGIAN SAMPOERNA AGRO DI SEPANJANG TAHUN 2020

PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) membukukan pertumbuhan penjualan pada periode Januari-Desember 2020, menjadi sebesar Rp3,502 triliun, dibandingkan dengan periode serupa tahun 2019, yang sebesar Rp3,268 triliun. Namun demikian, dalam laporan keuangannya disebutkan bahwa beban pokok penjualan naik menjadi sebesar Rp2,618 triliun. Kemudian, beban provisi liabilitas kontigensi sebesar Rp319,16 miliar di tahun 2020, sedangkan tahun 2019 pos tersebut tidak ada (nihil). Kemudian ditambah membengkaknya beban pajak penghasilan tercatat sebesar Rp292,2 miliar dibandingkan tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp133,94 miliar. Alhasil, SGRO mencatat rugi sebesar Rp201,42 miliar pada tahun 2020, dibandingkan dengan tahun 2019 yang berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp33,15 miliar. Dengan demikian, rugi per saham dasar SGRO senilai Rp111, berbanding terbalik dibanding tahun 2019 yang mencatatkan laba per saham senilai Rp18. (end) Sumber: IQPLUS

PACU REALISASI KREDIT, 1 CABANG BTN GELAR AKAD MASSAL UNTUK 600 RUMAH

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) terus mendorong realisasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional. Teranyar, Kantor Cabang Bank BTN Bogor menggelar akad massal 600 unit KPR Subsidi yang berlokasi di perumahan Pesona Kahuripan 4 di Desa Bojong, Kecamatan Kelapa Nunggal, Kabupaten Bogor. Direktur Consumer & Commercial Lending Bank BTN Hirwandi Gafar menuturkan permintaan KPR di tahun 2021 mulai menunjukkan peningkatan, sejalan dengan stimulus ekonomi dari pemerintah. Bank BTN, lanjutnya, juga terus mengoptimalkan berbagai stimulus tersebut dengan berinovasi untuk mendongkrak penyaluran KPR khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Di tengah pandemi, rumah menjadi kebutuhan yang mendesak karena berbagai aktivitas dilakukan di rumah. Kami terus berupaya terus mendukung para pengembang untuk memproduksi rumah subsidi dan memacu realisasi kredit sehingga semakin banyak masyarakat Indonesia dapat memiliki rumah,&

PGN SIAPKAN PASOKAN DAN INFRASTRUKTUR GAS BUMI DI JAWA TENGAH.

PT Perusahaan Gas Negara Tbk dan PT Jateng Petro Energi (Perseroda) (JPEN) telah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Penyediaan Pasokan dan Infrastruktur Gas Bumi di Provinsi Jawa Tengah. Penandatanganan MoU dilaksanakan secara virtual dalam acara Jateng Gas Business Gathering 2021, pada Kamis (15/04). Disaksikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, penandatanganan dilakukan oleh Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PT Perusahaan Gas Negara Tbk Syahrial Mukhtar dan Direktur Utama PT Jateng Petro Energi (Perseroda) Muhammad Iqbal. Syahrial menjelaskan bahwa MoU ini bertujuan untuk mengkaji potensi kerja sama terkait rencana penyediaan pasokan gas bumi dalam bentuk Compressed Natural Gas (CNG) beserta infrastruktur pendukungnya, untuk memenuhi kebutuhan energi di Jawa Tengah. Untuk keseluruhan wilayah Jawa Tengah, potensi pasar masih dapat berkembang dimana saat ini demand terpusat di kawasan industri eksisting. Strategi penyaluran yang digunakan

JENIUS AJAK DIGITAL SAVVY BERADAPTASI LEBIH BAIK LAGI

 Jenius, solusi life finance untuk masyarakat melek digital (digital savvy) dari Bank BTPN, meluncurkan program #LakukanDenganCaramu. Melalui program ini, Jenius mengapresiasi cara unik masyarakat beradaptasi dalam menjalani hidup dengan cara-cara baru dan mengelola keuangan selama pandemi yang telah berlangsung lebih dari satu tahun. Waasi B. Sumintardja, Digital Banking Business Product Head Bank BTPN, menjelaskan latar belakang program #LakukanDenganCaramu. "Selama lebih dari satu tahun, kita beradaptasi dengan mengubah cara dalam melakukan banyak hal. Mulai dari cara bekerja, belajar, bersosialisasi, bersenang-senang, sampai cara mengelola keuangan. Jenius hadir mendukung masyarakat digital savvy untuk terus maju, berkembang, dan beradaptasi, lewat beragam inovasi untuk membantu para pengguna mencapai tujuan finansialnya masing-masing". Berdasarkan Jenius Study yang bertajuk Adaptasi Masyarakat Digital Savvy Selama Pandemi yang melibatkan 527 responden berusia 26-40 tahun

NUSANTARA TEKNOLOGI DIVESTASI SAHAM MCAS

 PT Nusantara Teknologi Perkasa selaku Pemegang saham dari PT M Cash Integrasi Tbk. (MCAS) telah melakukan divestasi sahamnya pada tanggal 13 April 2021. Menurut keterangan tertulis Noerman Taufik Direktur Utama PT Nusantara Teknologi Perkasa menyampaikan bahwa telah menjual sebanyak 10 juta lembar saham di harga Rp3.000 per saham setara dengan 1,15%. Dengan transaksi tersebut PT Nusantara Teknologi Perkasa meraih dana sebesar Rp30 miliar. "Tujuan transaksi tersebut adalah realisasi investasi dengan kepemilikan langsung ", tutur Noerman. Dengan demikian, maka kepemilikan saham PT Nusantara Teknologi Perkasa di MCAS berkurang menjadi 33.960.800 lembar saham atau setara dengan 3,91% dibandingkan sebelumnya 43.960.800 lembar saham atau setara dengan 5,06%.(end) Sumber: IQPLUS

MERDEKA COPPER SIAPKAN DANA Rp530 MILIAR UNTUK BUYBACK SAHAM.

  Manajemen PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) bakal melakukan pembelian kembali saham yang telah dikeluarkan (buyback). Hal itu disampaikan oleh Sekertaris Perusahaan MDKA, Adi Ariyansah, dalam keterbukaan informasinya di Bursa Efek Indonesia (BE), Senin. Dalam keterangan tersebut, dijelaskan bahwa perseroan akan membeli sebanyak-banyaknya 229.033.658 saham atau paling banyak 1% dari modal disetor dalam perseroan. Adapun dana yang dialokasikan untuk buyback ini maksimum sebesar Rp 530 miliar, termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya lainnya. "Rencana buyback ini dimaksudkan untuk meningkatkan stabilitas harga saham perseroan. Selain itu, buyback ini termasuk dalam rangka pelaksanaan program insentif jangka panjang atau Long Term Incentive (LTI) bagi karyawan, direksi, dewan Komisaris Perseroan, hingga anak perusahaan Perseroan untuk memacu kinerjanya,"tuturnya. Aksi korporasi ini akan dilakukan secara bertahap dalam waktu paling lama 18 bulan sejak disetujuinya Pembel

Saham Online di Facebook