google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 16 September 2016 (Global) Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 16 September 2016 (Global)


Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 16 September 2016 (Global)


US



Saham-saham AS ditutup menguat, seiring dengan rally pada saham Apple di sektor teknologi yang membantu mengangkat pasar menyusul serangkaian laporan makroekonomi.

Initial jobless claim berada di 260.000, sedikit di bawah ekspektasi, sementara PPI Agustus tidak mengalami perubahan, meleset dari ekspektasi. Penjualan ritel untuk bulan Agustus juga meleset dari ekspektasi, turun lebih dari yang diharapkan. Sementara itu, produksi industri turun 0,4 persen pada Agustus, lebih dari yang diharapkan yaitu 0,3 persen.

Persediaan bisnis untuk bulan Juli flat dibandingkan kenaikan yang diperkirakan sebesar 0,1 persen.

Sejumlah data yang dirilis hari Kamis kemarin merupakan yang terakhir sebelum komite kebijakan The Fed memulai pertemuan dua hari. Investor sangat menanti data ekonomi, dan mengevaluasi kemungkinan bank sentral menaikkan suku bunga.

Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga bulan ini hanya 12 persen setelah rilis data kemarin, menurut alat FedWatch CME Group.


Europe


Saham-saham Eropa ditutup menguat pada perdagangan Kamis, seiring dengan  upbeat perdagangan di Wall Street.

BoE hikes growth forecast
Bank of England bertemu pada hari Kamis dan mempertahankan suku bunga dan program pembelian obligasinya. Bank sentral menaikkan pprediksi pertumbuhan kuartal ketiga menjadi 0,3 persen QoQ dari perkiraan sebelumnya 0,1 persen. Ia juga mengatakan inflasi akan mencapai target 2 persen pada semester pertama 2017.

Hal tersebut menyusul serangkaian data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan untuk bulan Agustus yang menunjukkan bahwa efek Brexit di bulan Juni hanya untuk jangka pendek.

Pada hari Kamis, data menunjukkan penjualan ritel Inggris naik 6,2 persen YoY pada bulan lalu, mengalahkan ekspektasi pasar.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Berita Saham BCAP 22 Mei 2017

MNC KAPITAL INDONESIA BERNIAT TAMBAH MODAL TANPA HMETD IQPlus, (22/05) - PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) akan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sebanyak-banyaknya 406.627.281 saham dengan nominal Rp100 atau maksimal 7,43% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Menurut keterangan perseroan Senin disebutkan bahwa Penambahan Modal Tanpa HMTED ini memerlukan persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 30 Mei 2017 mendatang. Rencananya dana hasil PMTHMETD ini setelah dikurangi biaya-biaya akan digunakan untuk investasai dan modal kerja untuk perseroan dan entitas anak dengan pembagian 70% dan 30%. Bagi pemegang saham perseroan akan mengalami dilusi kepemilikan saham secara proporsional sesuai dengan jumlah saham baru yang dikeluarkan maksimal 6,92%. Dilusi ini menurut perseroan relatif kecil dan terjadi pada harga pasar sehingga tidak me...

INDUSTRI LOGAM DAN BAJA TUMBUH POSITIF TAHUN 2021.

Meskipun tantangan Covid-19 masih belum berakhir, kinerja industri nasional cukup menggembirakan dibanding tahun 2020, dengan indikasi rata-rata Purchasing Manager's Index (PMI) selama 2021 menunjukkan angka 50 atau ada dalam ahap ekspansif. Hal ini juga ditunjukkan oleh kinerja sektor industri logam dan baja yang turut mengalami pertumbuhan positif selama tahun 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada kuartal III tahun 2021, sektor industri logam dengan HS 72-73 mampu tumbuh di atas 9,82 persen. Kinerja ini juga didukung ekspor produk baja hingga November 2021 mencapai USD19,6 miliar dan mengalami surplus sebesar USD6,1 miliar. Direktur Industri Logam, Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Budi Susanto mengemukakan, pertumbuhan positif sektor baja akibat upaya pengendalian yang dilakukan pemerintah dengan konsep smart supply demand, yang diterapkan dengan berpihak pada industri baja nasional mulai dari sektor hulu...

Puradelta (DMAS) Raih Marketing Sales Rp1 Triliun Di Semester I 2023

PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) selaku pengembang Kota Deltamas Cikarang menyampaikan bahwa peruusahaan meraih prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp1 triliun pada semester pertama tahun 2023, atau sekitar 59,7% dari target marketing sales tahun 2023 sebesar Rp1,8 triliun. Perolehan marketing sales tersebut menjadi tolok ukur kalau kebutuhan ruang serta produk komersial maupun area industri masih cukup tinggi. Hal itu dikatakan, Direktur Sales & Marketing PT Puradelta Lestari Tbk, Stanley W. Atmodjo, dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip, Rabu (16/8). Untuk meningkatkan produk komersial, kata Stanley W. Atmodjo, perusahaan kembali meluncurkan klaster komersial terbaru yakni Greenland Square yang mengusung konsep commercial lot berlokasi di Jalan Utama Kota Deltamas. "Ruang komersial telah menjadi sarana pendukung untuk sebuah kawasan hunian seiring terus berkembangnya populasi di kawasan residensial. Kami menghadirkan kawasan komersial premium Greenland Square di K...