google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Global Hari Ini, 1 Februari 2017 Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global Hari Ini, 1 Februari 2017

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(February 1, 2017)
Investment Information Team


US

Saham-saham AS mayoritas ditutup turun pada Selasa, namun masih mencatatkan kenaikan bulanan, karena investor terus mengevaluasi kebijakan terbaru dari Gedung Putih, sementara sejumlah perusahaan membukukan hasil kuartalan.

Indeks komposit Nasdaq menghapus penurunan sebelumnya, dan ditutup tepat di atas breakeven seiring dengan naiknya iShares Nasdaq Bioteknologi ETF (IBB) sekitar 2,8 persen setelah Presiden Donald Trump bertemu dengan beberapa eksekutif industri layanan kesehatan.

Investor juga harus berhadapan dengan beberapa laporan kuartalan dari perusahaan-perusahaan besar. Saham Under Armour saham turun lebih dari 20 persen setelah melaporkan laba dan penjualan yang meleset dari estimasi Wall Street. Komponen Dow Exxon Mobil juga melaporkan hasil kuartalan. Perusahaan itu mengatakan bisnis upstreamnya mengalami kerugian sebesar $2,3 miliar pada kuartal keempat 2016, sedangkan downstream sebesar $1,2 miliar. Perusahaan dijadwalkan akan melaporkan setelah penutupan Selasa termasuk raksasa teknologi Apple, US Steel dan Anadarko Petroleum.

Berita ekonomi:
*Employment Cost Index meningkat 0,5 persen setelah naik 0,6 persen pada kuartal ketiga
*PMI Chicago Januari tercatat sebesar 50,3, di bawah bulan Desember 53,9.
*Kepercayaan konsumen sebesar 111,8, di bawah perkiraan 113.

Investor juga terus mengawasi Federal Reserve dimana bank sentral AS telah memulai pertemuan kebijakan moneter pertamanya tahun ini. The Fed dijadwalkan akan merilis keputusan kebijakan terbarunya pada Rabu, dengan mayoritas pelaku pasar mengekspektasikan suku bunga tetap.


Europe

Pasar saham Eropa ditutup melemah pada perdagangan Selasa karena investor terfokus pada data dan pendapatan sambil mengawasi kebijakan imigrasi Presiden AS Donald Trump.

Bursa Eropa berkontraksi menjelang sore hari setelah Presiden Trump menggambarkan harga obat sebagai "astronomi" selama pertemuan dengan kepala eksekutif farmasi. Trump juga berjanji untuk mengurangi biaya harga obat dan memastikan perusahaan asing membayar secara adil untuk biaya pengembangan obat. Saham kesehatan turun lebih dari 1 persen setelah komentar Presiden sebelum memangkas pelemahannya dan ditutup turun sebesar 0,37 persen.

Investor sebelumnya terhibur oleh serangkaian berita ekonomi terbaru dari zona euro, dengan produk domestik bruto dan inflasi meningkat dan pengangguran turun. Zona euro naik pada tingkat yang lebih tinggi dari AS untuk pertama kalinya sejak 2008. Blok ini tumbuh 1,7 persen pada tahun 2016.

Data inflasi flash tercatat di 1,8 persen untuk bulan Januari, naik dari 1,1 persen pada Desember. Angka tersebut bisa memberikan alasan lebih lanjut untuk Bank Sentral Eropa memulai melonggarkan kebijakannya. Pengangguran di kawasan euro turun menjadi 9,6 persen pada Desember turun dari 9,7 persen pada November.

Di tempat lain, Bank of Japan mengumumkan untuk mempertahankan kebijakan moneternya.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...