google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pasar Global | 6 Juli 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Pasar Global | 6 Juli 2017

US

Saham-saham AS sebagian besar ditutup menguat pada hari Rabu, teknologi mematahkan penurunan tiga hari beruntun.

S&P 500 naik 0,2 persen, dengan teknologi informasi naik 1 persen dan memimpin advancers. Nasdaq naik 0,7 persen, dengan Facebook, Amazon, Apple, Netflix dan Alphabet ditutup menguat. Dow Jones ditutup sekitar breakeven.

Pejabat Fed mengindikasikan tekad untuk terus menaikkan suku bunga meski dengan tingkat inflasi yang teredam, yang dianggap sementara dan cenderung meningkat dalam jangka panjang hingga target 2 persen. Mereka juga menunjukkan bahwa pejabat Fed percaya bahwa neraca bank sentral senilai 4,5 triliun dolar dapat dikurangi dengan gangguan "terbatas" terhadap pasar keuangan.

Dari berita ekonomi, pesanan pabrik turun 0,8 persen di bulan Mei, lebih dari yang diperkirakan. Akhir minggu ini, pemerintah AS akan merilis laporan pekerjaan bulanannya.


Europe

Bursa Eropa ditutup menguat tipis pada hari Rabu, karena investor menimbang ketegangan geopolitik dan pengumuman terkait sanksi Qatar. Jasa keuangan memimpin kenaikan, naik lebih dari 1 persen, sementara saham minyak dan gas, utilitas dan mobil tertinggal.

Bank-bank ditutup naik setelah Komisi Eropa memberikan lampu hijau kepada bailout Italia sebesar 5,4 miliar euro ($ 6,1 miliar) dari Monte dei Paschi di Siena pada hari Selasa.

Investor akan fokus ke Timur Tengah, dan ke Qatar pada khususnya. Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir dan Bahrain akan bertemu di Kairo pada hari Rabu untuk memutuskan apakah akan memperpanjang atau meninggalkan sanksi yang diberlakukan terhadap Qatar. Menjelang keputusan tersebut, Moody's menurunkan peringkat prospek Qatar menjadi "negatif" dari "stable".

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Jul 6, 2017)
Investment Information Team


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...