google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham Indonesia Hari Ini | Valbury Sekuritas | 21 Juli 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Saham Indonesia Hari Ini | Valbury Sekuritas | 21 Juli 2017

Analisa Saham Indonesia Hari Ini | Valbury Sekuritas | 21 Juli 2017

Market Summary
PT. Valbury Sekuritas Indonesia

Jumat, 21 Juli 2017

VIEW MARKET 
Sentimen pasar dari luar negeri:
• Kabar dari OPEC, Arab Saudi secara sepihak dapat memangkas ekspor minyaknya sebesar 1 juta barel per hari (bpd) dalam menghadapi pasar yang merupakan hasil dari produksi berlebih selama bertahun-tahun. Arab Saudi sulit mendapatkan pendapatan minyak karena perangnya yang berlarut-larut di Yaman sehingga menyita banyak anggaran kerajaan.
• Kabar dari AS, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah memutuskan untuk menghentikan program rahasia Badan Intelijen Pusat (CIA) yang telah berjalan selama bertahun-tahun di Suriah. Penghentian program CIA di Suriah jelas menunjukkan kemenangan Presiden Rusia Vladimir. Keputusan Trump itu juga terjadi setelah dua kali bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, di sela-sela KTT G20 di Hamburg, Jerman, 7-8 Juli 2017. Pertemuan kedua bersifat rahasia, yang tidak sampai diketahui oleh media massa peliput KTT G20.
Sentimen pasar dari dalam negeri :
• Dari dalam negeri, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tengah mengkaji definisi tax ratio atau rasio penerimaan pajak terhadap produk domestik bruto (PDB). Hal ini bertujuan agar perbandingan tax ratio Indonesia dengan negara lainnya bisa konsisten.
• Selain itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan saat ini merupakan momen yang tepat untuk redenominasi atau penyederhanaan mata uang rupiah dengan memperhatikan tingkat inflasi yang ada. Namun, Kondisi berbagai lapisan di masyarakat dengan pemahaman yang berbeda-beda akan memunculkan pandangan berbeda.
Prediksi IHSG :
• Sementara itu, IHSG diperkirakan hari ini bergerak mixed dengan peluang melemah. Minimnya katalis positif dalam negeri dan terbatas rilis data ekonomi negara utama dunia serta ketidakpastian global menjadi faktor penyebabnya.

Perspektif tenikal
Support Level : 5813/5800/5793
Resistance Level : 5833/5841/5853
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Up to down

TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :

PTPP: Trading Buy
• Close 3080, TP 3200
• Boleh buy di level 3060-3080
• Resistance di 3200 & support di 3020
• Waspadai jika tembus di 3020
• Batasi resiko di 3000

UNVR: Trading Buy
• Close 48275, TP 49625
• Boleh buy di level  48250-48275
• Resistance di 49625 & support di 47625
• Waspadai jika tembus di 47625
• Batasi resiko di 47500

BMRI : Trading Buy
• Close 13500, TP 13775
• Boleh buy di level  13375-13500
• Resistance di 13775 & support di 13375
• Waspadai jika tembus di 13375
• Batasi resiko di 13300

INTP:  Trading Buy
• Close 17700, TP 18375
• Boleh buy di level  17600-17700
• Resistance di 18375 & support di 17375
• Waspadai jika tembus di 17375
• Batasi resiko di 17300

AISA:  Trading Buy
• Close 1605, TP 1625
• Boleh buy di level  1590-1605
• Resistance di 1625 & support di 1565
• Waspadai jika tembus di 1565
• Batasi resiko di 1555

SSIA:  Trading Buy
• Close 680, TP 695
• Boleh buy di level  660-680
• Resistance di 695 & support di 655
• Waspadai jika tembus di 655
• Batasi resiko di 645

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
ELSA, INDF, SMRA, ASII, SMGR, RALS, WSKT, WIKA

(Disclaimer ON)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...

Investasi untuk Lansia yang Ingin Punya Tabungan Warisan untuk Anak dan Cucu

Semakin mendekati usia senja pasti banyak dari Anda yang sudah mulai memikirkan bagaimana cara menabung untuk bekal masa depan anak dan cucu di masa depan alias warisan atau bisa juga untuk kepentingan lainnya di beberapa tahun kedepan. Seperti yang sudah diketahui, pada usia senja tidak banyak kegiatan yang bisa dilakukan termasuk kegiatan untuk menghasilkan uang atau mencicil aset. Faktornya bisa karena tubuh yang sudah tidak sanggup beraktivitas seperti dulu dan terbatasnya pilihan yang bisa dikerjakan secara aman dan nyaman untuk para lansia. Tapi tenang saja, yang lain bisa terbatas tapi tidak untuk investasi. Dengan berinvestasi Anda tidak perlu lagi bingung bagaimana meng alokasikan sebagian dana pensiun atau penghasilan saat ini ke hal yang bisa disimpan, dikelola bahkan dikembangkan lagi untuk dijadikan bekal masa depan anak dan cucu atau untuk cita-cita lainnya. Berikut jenis-jenis investasi yang cocok untuk para orang tua yang sudah memasuki usia lansia (lanjut usia): 1. Dep...