google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham SMRA | 17 Oktober 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Saham SMRA | 17 Oktober 2017

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mencatatkan marketing sales senilai Rp 2 triliun hingga kuartal ketiga tahun ini. Dengan pencapaian ini, maka SMRA sudah memenuhi 66% target marketing sales di tahun 2017 yakni sebesar Rp 3 triliun.

Riska Afriani, Analis OSO Sekuritas melihat bahwa pencapaian ini merupakan pencapaian yang cukup baik bagi SMRA. Apalagi dengan mulai menggeliatnya sektor properti. Ia melihat, stimulus yang diberikan oleh pemerintah nantinya akan memberikan sentimen positif bagi pertumbuhan saham SMRA hingga tahun depan.

"Bank Indonesia juga terus memberi stimulus dengan memangkas suku bunga menjadi 4,5%. penurunan ini akan berdampak positif bagi sektor properti," kata Riska kepada KONTAN, Senin (16/10).

Terkait dengan kinerja SMRA hingga saat ini, Riska menilai bahwa SMRA sudah cukup berhasil meningkatkan marketing sales. Tahun lalu perusahaan properti ini harus merevisi targetnya beberapa kali. Tahun ini, SMRA tetap pada target awalnya.

Dengan berbagai proyek yang rencananya akan dirilis di kuartal ke-IV 2017 ini, Riska meyakini bahwa SMRA akan mencatatkan marketing sales yang cukup baik hingga akhir tahun yang akan datang.

Riska juga menilai bahwa saat ini waktu yang tepat untuk membeli saham properti sebelum saham-saham properti kemungkinan akan rebound di 2018. SMRA menurut Riska perlu dipertimbangkan untuk buy saham SMRA dengan target harga Rp 1.250 per saham.

KONTAN

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...