google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham Reliance Sekuritas Indonesia | 26 Maret 2018 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham Reliance Sekuritas Indonesia | 26 Maret 2018

Rekomendasi Saham Reliance Sekuritas Indonesia

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan hari ini diperkirakan berbalik arah menguat terbatas, setelah akhir pekan kemarin melemah sebesar 0,69 persen ke level 6.210.

Menurut analis PT Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi, secara teknikal laju IHSG bergerak membentuk pola bullish counter attack, setelah menyentuh level support MA200. IHSG terindikasi menguat jangka pendek dengan target menutup gap ke atas level 6.300.

Dia menyebutkan, indikator stochastic menguat terkonsolidasi dengan RSI yang terlihat tertekan mendekati zona jenuh jual. "Sehingga, IHSG diperkirakan bergerak menguat terbatas di awal pekan dengan rentang 6.170-6.280," kata Lanjar, di Jakarta, Senin (26/3).

Lanjar menyebutkan, pada perdagangan akhir pekan kemarin, mayoritas bursa saham di Asia mengalami pelemahan, dipimpin kejatuhan indeks Nikkei sebesar 4,51 persen dan Topix 3,62 persen.

Sementara itu, IHSG juga ditutup melemah sebesar 0,69 persen ke level 6.210, setelah sempat tertekan hampir dua persen di sesi pertama perdagangan. "Kekhawatiran investor terhadap dampak perang dagang antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan China membuat investor melakukan aksi jual," tutur Lanjar.

Adanya peluang pembalikan arah menguat pada laju IHSG hari ini, Lanjar menyodorkan sepuluh saham yang bisa dimainkan pelaku pasar, yakni:

1. PT Astra International Tbk (ASII)
2. PT Indika Energy Tbk (INDY)
3. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
4. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)
5. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
6. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)
7. PT United Tractors Tbk (UNTR)
8. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA)
9. PT Adaro Energy Tbk (ADRO)
10. PT Adhi Karya Tbk (ADHI). (Budi/ef)

Source:
Indopremier

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) Dapatkan Rating Negatif

MOODYS UBAH PROSPEK SPINDO DARI STABIL MENJADI NEGATIF. IQPlus, (23/08) - Moodys Investor Service merubah prospek PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) menjadi negatif dari stabil dimana pada saat yang sama menegaskan peringkat B2 corporate family rating perseroan. "Perubahan prospek menjadi negatif mencerminkan espektasi Moodys dimana gross margin Spindo masih mendapatkan tekanan karena volatilitas harga baja dalam 12-18 bulan ke depan yang menghasilkan peningkatan leverage dan cakupan bunga yang lemah," ujar Brian Grieser, vice president Moodys. Karena baja menyumbang hingga 95% dari harga pokok penjualan, Spindo terkena fluktuasi harga baja global dan domestik. Meski perusahaan menggunakan model biaya plus harga, Spindo tidak sepenuhnya meneruskan peningkatan harga baja kepada pelanggannya secara tepat waktu. Akibatnya margin kotor Spinti turun menjadi 15% dalam 12 bulan di Juni 2018 dari 18% di 2017 dan 25% di 2016. "Selain itu tingkat utang Spindo meningkat ka...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...