google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) Tingkatkan Kinerja Perusahaan Langsung ke konten utama

PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) Tingkatkan Kinerja Perusahaan


IQPlus, (05/06) - Untuk meningkatkan kinerjanya kedepan, PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) tahun ini berencana akan memperkuat pasar retail. Dan kawasan yang menjadi tempat ekspansi pasarnya adalah Jabodetabek sebab potensi marketnya dinilai sangat besar.

Wang Sutrisno, Direktur Perseroan mengatakan, selama ini kontibusi pasar retail terhadap pendapatan perseroan masih cukup kecil. Sebab itu perusahaan akan mencoba menaikan dengan melakukan ekspansi market.

"Kami melihat kawasan Jabodetabek potensi marketnya cukup besar. Karena itu tahun ini kami akan melakukan ekspansi kesana," kata Wang Sutrisno usai RUPS di Swissbell Inn Hotel Juanda Surabaya, Senin.

Dikatakan, tahun lalu dari penjualan ritel kontibusinya masih minim hanya 2,3 persen dari total pendapatan perseroan. Sisanya discover dari Perhutanan sebesar 7,6 persen dan yang terbesar dari manufaktur yakni 90,1 persen.

Saat ini pasar retail baru dimulai di Surabaya dengan membuka gerai Festiva di Wiyung dan Thema Home di HR Mohammad. Keduanya ada di Surabaya Barat. Sebab itu, tahun ini pihaknya juga berencana membuka gerai baru di Surabaya Timur.

"Kami akan buka gerai di mall. Mungkin ada beberapa tempat yang kami anggap cocok untuk produk kami. Sebab tidak mudah masuk Jabodetabek. Kami juga akan masuk ke e-commerce," katanya.

Dia yakin dengan memperkuat pasar retail, selain bisa memperkuat brand produk juga akan meningkatkan penjualanya. Dia berharap dalam kurung waktu 3-5 tahun kedepan, kontribusi dari pasar retail akan memberikan kontribusi 3-5 persen dari total penjualan perseroan. Terkait kinerja perseroan tahun ini, Wang Sutrisno mengaku penjualan akan tumbuh 20 persen. Tahun 2017 penjualan perseroan mencapai Rp 1,7 triliun naik 31,1 persen dari tahun 2016 Rp 1,3 triliun. Sementara laba perseroan naik dari Rp 141 miliar menjadi Rpn 171,4 miliar.

"Pasar doemstik memberikan kontribusi 30,4 persen dan sisanya dari pasar ekspor. Produk kami sudah kami ekspor ke Amerika, Eropa, Asia, Austeralia dan Afrika," ujar Wang Sutrinso.(end/ahd)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...