google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham SIDO | PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk, Ekspor Jamu Ke Filipina Langsung ke konten utama

Saham SIDO | PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk, Ekspor Jamu Ke Filipina


PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk, (SIDO) mengekspor perdana produk jamu unggulannya, Tolak Angin Cair ke Filipina yang segera disusul ke negara-negara lain.

"Ekspor perdana Tolak Angin ke Filipina ini adalah bukti keberhasilan obat herbal asli Indonesia diterima negara lain," kata Direktur PT Sido Muncul Irwan Hidayat di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis.

Hal tersebut diungkapkannya saat seremonial pelepasan truk kontainer yang berisi produk jamu Sido Muncul yang akan diekspor di Pabrik Jamu Sido Muncul di Bergas, Kabupaten Semarang.

Irwan menjelaskan ekspor tersebut tidak lepas dari kepatuhan perusahaan menaati aturan atau regulasi yang sudah ditetapkan pemerintah, termasuk pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Ekspor ini sangat berarti. Kami berterima kasih pemerintah yang memberikan fasilitas kemudahan dalam regulasi. Kalau tidak memenuhi regulasi kan tidak mungkin bisa diekspor," katanya.

Di Filipina, ia berharap Tolak Angin Cair itu bisa terdistribusi secara merata ke pasar mainstream sehingga mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat di negara tersebut.

"Kami berharap Tolak Angin Cair ini bisa masuk ke toko-toko obat, toko farmasi modern, dan berbagai outlet yang ada di sana. Jadi, bisa lebih dijangkau seluruh lapisan masyarakat," katanya.

Untuk mempersiapkan produknya agar bisa diterima masyarakat internasional, kata dia, Sido Muncul selama sepuluh tahun ini telah menggandeng peneliti untuk mengawal produk jamu yang diproduksi.

Bahkan, Sido Muncul juga menggandeng Kris Aquino, artis sekaligus anak Presiden ke 11 Filipina Corazon Aquino untuk bintang iklan Tolak Angin Cair yang ditayangkan di televisi filipina.

"Kris Aquino memiliki citra baik dan dapat menjadi 'good influencer' bagi masyarakat di negaranya. Melalui Kris, kami berharap masyarakat Filipina semakin mudah mengenal Tolak Angin dan produk Sido Muncul lainnya," kata Irwan. (end/ant)
http://www.iqplus.info/news/stock_news/sido-sido-muncul-ekspor-perdana-jamu-ke-filipina,63073245.html

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...