google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham MAPI | 19 November 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Saham MAPI | 19 November 2018

Mitra Adi Perkasa

MAPI’s solid 9M18 core net profit of Rp691bn (+87% yoy) exceeded
expectations. This was on the back of strong 8% 9M18 SSSG.

Restructuring at its department store unit lifted its EBIT margin from 0.2% in
9M17 to 7.5% in 9M18, leading to a 90bp yoy EBIT margin rise for MAPI.

MAPI's strong fundamentals justified its 29% share price increase YTD.
Maintain Add and Rp1,000 TP.

9M18 results: strong operations and lower tax rate boosted profits
● 9M18 core net profit (excluding non-cash and one-off items, i.e. gain from land sale
and amortisation expenses) was at Rp691bn (+87% yoy), above expectations at 84%
of our and 112% of Bloomberg consensus full-year estimates (vs. 67% in 2017). 9M18
tax rate normalised to 28% of PBT (vs. 44% of PBT in 9M17), following its financial
restructuring, resulting in a huge improvement in core earnings.
● 9M18 gross sales were Rp15,889bn (+17% yoy), on the back of 8% 9M18 SSSG (flat
from 8% in 1H18). This was in line at 72%/73% of our/consensus FY18 estimates.
● F&B and department store SSSG improved to 7% and 5% respectively in 9M18, from
6% and 4% in 1H18. Specialty stores’ 9M18 SSSG was flat yoy but solid at 10%.
● 9M18 GPM dropped 120bp yoy to 40.7%; we believe that was mainly due to more
promotional events in 1Q and 3Q18, as well as rupiah's depreciation against US$. We
note that c.50% MAPI’s COGS are US$-linked.
● Nevertheless, EBIT margin improved 90bp yoy to 6.7% in 9M18 as department stores'
EBIT margin significantly improved to 7.5% during the period (vs. 0.2% in 9M17),
although the EBIT margins of specialty stores and F&B declined to 7.5% and 8.3%
respectively, from 8.1% and 8.8% in 9M17.
● 3Q18 core net profit was at Rp102bn (+32% yoy). This was on the back of Rp5,372bn
3Q18 gross sales (+17% yoy).
Maintain Add, with unchanged Rp1,000 TP
● MAPI’s share price re-rated 29% YTD, the most among retailers under our coverage.
Nevertheless, its strong 87% yoy earnings growth in 9M18 seems to justify its
dominance. We believe MAPI could continue to delivery strong earnings until end of
FY19F, which should serve as further re-rating catalyst.
● We maintain our FY18 forecasts of 18% gross sales growth and 49% earnings growth,
as well as our SOP-based target price of Rp1,000. MAPI’s current valuation implies an
undemanding 12.5 CY19F P/E.
● Risks to our call include weakening purchasing power amid rupiah depreciation
against US$ which may negatively impact its sales growth, as well as its GPM to some
extent.


by : Kevie ADITYA
T (62) 21 3006 1738
E kevie.aditya@cgs-cimb.com


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...