google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham KAEF | 1 November 2018 Langsung ke konten utama

Berita Saham KAEF | 1 November 2018

KIMIA FARMA RAIH PENJUALAN BERSIH Rp5,30 TRILIUN HINGGA SEPTEMBER.
IQPlus, (01/11) - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mencatat penjualan bersih sebesar Rp5,30 triliun hingga 30 September 2018 naik dibandingkan penjualan bruto Rp4,30 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, laba kotor naik menjadi Rp1,94 triliun dari laba kotor Rp1,51 triliun tahun sebelumnya. Sedangkan laba usaha naik menjadi Rp483,29 miliar dari laba usaha Rp332,60 miliar tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak naik menjadi Rp356,67 miliar dari laba sebelum pajak Rp273,45 miliar tahun sebelumnya dan laba yang dapat didistribusikan ke pemilik entitas induk naik menjadi Rp225,28 miliar dari laba Rp191,96 miliar tahun sebelumnya.

Jumlah aset perseroan mencapai Rp8,62 triliun hingga 30 September 2018 naik tajam dari jumlah aset Rp6,09 triliun hingga 31 Desember 2017. (end)


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

Bandarmologi Saham TLKM, MAPI, BMRI, UNTR dan BUKA | 3 Agustus 2022

Technical & Bandarmology Prespectives Wednesday (03/08/2022) By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®. IDX Composite 6,930 - 7,018 SUMMARY: STRONG BUY!!! 11 TECHNICAL INDICATORS: RSI (14): BUY!! STOCH (9,6,3): BUY!! MACD(12,26): BUY!! ATR (14): HIGH VOLATILITY ADX (14): BUY!! CCI (14): *BUY!! HIGHS/LOW (14): *BUY!! UO: BUY!! ROC: BUY!! WILLIAMS R: OVERBOUGHT BULLBEAR (13): BUY!! BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): NEUTRAL NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): NEUTRAL STOCKS PICK: TLKM 4,230 - 4,670 TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 4,450 TARGET PRICE: 4,670 STOP-LOSS: 4,230 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION MAPI 950 - 1,050 TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY , BUY 1,000 TARGET PRICE: 1,050 STOP-LOSS: 950 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️ BMRI 7,775- 8,600...

Keuntungan Buyback Saham Bagi Investor

Jika emiten buyback saham, investor untung apa? Ada cara yang dilakukan sebuah emiten untuk mengerek harga sahamnya dengan sengaja. Ya, salah satu cara legal yang dilakukan dengan Buyback saham. Aksi korporasi yang didahului dengan RUPS ini merupakan sentimen positif dan berimbas pada kenaikan harga saham di pasar dan investor ikut diuntungkan. Buyback sendiri merupakan aksi yang dilakukan sebuah korporasi dengan membeli kembali sahamnya yang beredar di publik. Imbasnya, saham yang beredar di publik atau shareoutstanding menjadi berkurang dan valuasi saham menjadi naik. Ketika saham publik berkurang maka laba per saham (Earning Per Share/EPS) menjadi naik. Kenaikan EPS akan mempengaruhi minat investor di pasar. Peter Lynch, seorang manajer portofolio dari Fidelity, mengatakan bahwa jika terjadi sesuatu pada perusahaan maka pihak manajemen akan mengetahuinya terlebih dahulu. Cara mudah mengenali “ada sesuatu yang salah pada emiten” adalah dengan melihat transaksi internal emiten. Jika s...