google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham William Hartanto | 21 November 2018 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham William Hartanto | 21 November 2018

WH Project Outlook 21 November 2018

IHSG ditutup menurun sebesar 7.053 poin (-0.12%) menuju level 6005.3 pada perdagangan hari Senin 19 November 2018.

TURUN, HANYA MENGUJI NEW SUPPORT

Tepat seperti bahasan Outlook sebelumnya, IHSG menurun menguji level 6000 sebagai new support. Penurunan ini adalah hal yang sangat wajar mengingat aturan dalam analisa teknikal, bahwa setiap support atau resistance baru akan selalu diuji dan memerlukan setidaknya 3 s/d 5 hari sampai dikatakan terkonfirmasi. Dalam hal ini, IHSG masih diperkirakan masih memerlukan 1 kali pengujian lagi.

Namun fokus kami masih tertuju pada nett buy asing yang pada saham-saham itu saja. Kebetulan, sebagain dari saham-saham yang dipilih mereka adalah saham penggerak indeks sehingga IHSG bisa dipastikan akan aman terkendali di tangan mereka.

Jika Anda membaca media, mulai banyak sentimen positif bermunculan. Mungkinkan ini “pesanan bandar”? Tentunya tidak, akhir kuartal selalu akan ada rilis rencana-rencana dan target perseroan di kuartal atau tahun baru, jadi banyaklah membaca, untuk target-target yang realistis, Anda dapat ikuti sahamnya karena sentimennya akan sangat positif di tahun 2019. Sedangkan bagi yang memberikan target tidak masuk akal dengan kondisi berbanding terbalik dengan sektor bisnis dan ekonomi, maka abaikan saja.


Lalu, bagaimana dengan IHSG hari ini?

Secara teknikal, IHSG sudah mengakhiri pengujian terhadap support 6000-nya. Walaupun ada gap pada 5960 namun jika terisi akan lebih bagus, tidak terisi pun tidak jadi masalah, lain waktu masih bisa diisi seperti bagaimana IHSG menutup banyak gap sekaligus pada tahun 2015 silam.

Diharapkan 1 kali lagi breakout akan menyelesaikan konsolidasi IHSG dan sudah bersiap menuju 6500 pada akhir tahun. Sepanjang pekan ini, diprediksi masih ada 1 kali koreksi pada IHSG.

IHSG VIEW

IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung menguat dalam range 5950 s/d 6100.

REKOMENDASI SAHAM

Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk trading hari ini: ASRI, BKSL, BSDE, SMRA.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...