google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham BTPS | 28 Desember 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Saham BTPS | 28 Desember 2018

*BTPN Syariah: Positive Momentum To Continue In 2019; Maintain BUY*
(Alvin Baramuli - RHB Sekuritas)

Report Link:
https://research.rhbtradesmart.com/attachments/65/rhb-report-ind_btpn-syariah_company-update_20181228_rhb-87742218472027975c2576ab24074.pdf

♦Reiterate *BUY* and TP: *IDR2,600, 44% upside*

♦*Sustained growth from ultra-micro segment.* We expect BTPS to continue its positive momentum, as it is likely to deliver robust financing growth (FY17-20F CAGR of 21%) stemmed from ultra-micro segment (average ticket size of c.USD200-300), with ample growth opportunities, and modest competition.

♦ *Positive competition with peer-to-peer (P2P) lenders.* BTPS is competing with P2P lenders, which have a larger appetite for higher returns vs other shariah banks. In our view, competition with P2P should be positive, as it brings incentives to be more cost-efficient, innovation on digitalization, and helps to continuously improve credit quality.

♦*Concerns on post-merger (BTPN-SMBCI) outlook.* BTPS would still be a key growth catalyst for BTPN, as the shariah business is still a substantial earnings (c.35% of consolidated) and total loan (c.10% of consolidated) contributor. The upcoming CEO of the merged entity, Mr Ongki Wanadjati Dana, emphasised that BTPS will continue to run independently, and be an important part of BTPN’s long-term strategy.

♦*Maintain BUY and IDR2,600 TP*, as we roll-over our valuation multiple towards FY19F BVPS. We remain bullish on BTPS’ outlook given its high ROE (c.25%), good asset quality (NPF: <2%) and robust financing outlook. Downside risks: deterioration in asset quality, macroeconomic downturn and regulatory.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...