google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham BBTN | 17 Desember 2018 Langsung ke konten utama

Berita Saham BBTN | 17 Desember 2018

BTN : PENCAIRAN KREDIT PROYEK PASAR CIKURUBUK SESUAI ATURAN

IQPlus, 17/12) - PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk menyatakan pencairan kredit kepada debitur proyek Pasar Cikurubuk II Tasikmalaya, Jawa Barat, telah sesuai peraturan perbankan.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Perusahaan BTN Achmad Chaerul di Jakarta, Sabtu, menanggapi dugaan adanya kredit fiktif untuk Koperasi Himpunan Pedagang Kecil Pasar (HPKP) dan Anggota Koperasi HPKP yang sedang disidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tasikmalaya.

Chaerul mengatakan perseroan akan bersikap kooperatif terhadap segala proses hukum yang dilakukan Kejari Tasikmalaya.

"BTN kooperatif dalam mengungkap dugaan kredit fiktif untuk pembangunan proyek Pasar Cikurubuk II, Tasikmalaya," kata Chaerul.

Chaerul mengatakan kredit yang diberikan BTN terkait proyek Pasar Cikurubuk itu adalah untuk Koperasi Himpunan Pedagang Kecil Pasar (HPKP) dan Anggota Koperasi HPKP. Fasilitas pinjaman tersebut, lanjut Chaerul, diberikan secara kolektif, mulai dari pengajuan kredit hingga pembayaran angsuran dilakukan secara kolektif melalui pengurus HPKP.

"Bank BTN telah melakukan proses kredit sesuai aturan karena pengajuan kredit dan pembayaran angsuran dilakukan oleh Pengurus HPKP II," kata dia.

"Bank BTN memastikan akan mematuhi proses hukum yang berlaku dan menghormati asas hukum praduga tidak bersalah," tambah Chaerul.

Adapun, fasilitas pinjaman yang diberikan Bank BTN Kantor Cabang Tasikmalaya tersebut berupa Kredit Konstruksi senilai Rp4 miliar kepada Koperasi HPKP untuk pembangunan proyek Pasar Cikurubuk II, Tasikmalaya dan Kredit Usaha Rakyat-Kredit Investasi (KUR-KI) untuk pemilikan kios senilai Rp9 miliar kepada 431 anggota Koperasi HPKP.

Kasus yang sedang disidik itu adalah dugaan rekayasa yang dilakukan oleh pengurus HPKP dengan memobilisasi dan merekayasa data pedagang untuk pemohon KUR-KI secara kolektif. Beberapa kejanggalan lain pun muncul seperti Surat Penegasan Persetujuan Kredit (SP2K) yang tidak diserahkan pengurus HPKP ke calon debitur.

"Seluruh pihak kami harapkan dapat mengikuti proses hukum yang sekarang sedang berjalan. Kami tidak mau berspekulasi dalam masalah ini," kata Chaerul. (end)


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...