google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham BBCA | BCA PASTIKAN AKUISISI BANK KECIL RAMPUNG 2019 Langsung ke konten utama

Berita Saham BBCA | BCA PASTIKAN AKUISISI BANK KECIL RAMPUNG 2019



IQPlus, (15/01) - PT Bank Central Asia Tbk memastikan proses akuisisi bank umum kegiatan usaha I (BUKU I) atau bank bermodal di bawah Rp1 triliun akan rampung pada tahun ini, setelah rencana tersebut tak kunjung terealisasi dalam beberapa tahun terakhir.

Ditemui di sebuah peresmian jaringan sistem pembayaran di Jakarta, Selasa, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan akuisisi baru akan dilakukan terhadap satu bank kecil.

Hal itu berbeda dari rencana awal yang diumumkan sejak beberapa tahun silam bahwa bank swasta terbesar di Indonesia itu akan mengakuisisi setidaknya dua bank.

"Saya tidak bilang dua, satu sudah siap. Saya bilang satu. 'Janur' boleh disiapin tapi pasangnya kapan kan harus disiapin dong," ujarnya.

Tanpa menjelaskan lebih rinci identitas bank kecil tersebut, Jahja mengatakan proses akuisisi ini akan segera diumumkan.

"Pada (RUPS) tahun ini haruslah, pasti tahun ini," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Jahja juga mengklarifikasi desas desus yang selama ini berkembang bahwa BCA akan mengakuisisi Bank Harda Internasional (BHI). Jahja menegaskan rumor itu tidak benar.

"Kan saya sudah bilang tidak (BHI). Tapi tahun ini pasti tahun ini haruslah, tidak molor lagi," kata Jahja.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku regualtor memang mendorong konsolidasi antarbank terutama untuk bank-bank bermodal kecil. OJK berharap bank bermodal besar dapat melakukan sinergi dengan bank-bank bermodal kecil agar efisiensi bisnis terjadi.

Maka dari itu, OJK saat ini sedang meninjau ulang aturan "single presence policy/SPP" atau kepemilikan tunggal yang termuat dalam POJK Nomor 39/POJK.03/2017. Jika aturan SPP dilonggarkan, bisa saja pemegang saham pengendali perbankan memiliki lebih dari satu bank, tanpa perlu melakukan penggabungan/merger. (end)


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...