google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham PTBA | PTBA-PERTAMINA-AIR PRODUCTS BENTUK PERUSAHAAN ENERGI ALTERNATIF Langsung ke konten utama

Berita Saham PTBA | PTBA-PERTAMINA-AIR PRODUCTS BENTUK PERUSAHAAN ENERGI ALTERNATIF



IQPlus, (17/01) -  PT Bukit Asam (PTBA) bersama PT Pertamina dan Air Products and Chemicals Inc, akan membentuk perusahaan patungan (joint venture) untuk memproduksi dimethyl ether (DME), salah satu sumber bahan bakar alternatif pengganti LPG.

"Dengan pembentukan perusahaan itu maka realisasi berdirinya hilirisasi batubara segera terwujud, diharapkan dapat mengurangi impor dan mengembangkan ekspor," kata Menteri BUMN Rini Soemarno, di sela-sela penandatanganan pokok-pokok perjanjian pembentukan perusahaan patungan hilirisasi mulut tambang batubara, di Jakarta, Rabu.

Hilirisasi, lanjut Rini, penting dalam upaya mengurangi polusi dari batubara dengan memproduksi energi bersih berupa syngas yang akan jadi hulu dari berbagai produk seperti DME bahkan sampai solar dan avtur.

"Neraca dagang tahun lalu defisit, dan salah satunya disumbang impor sektor energi di antaranya Liquefied Petroleum Gas (LPG). Dengan pembentukan perusahaan ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor LPG dan memaksimalkan bahan baku yang ada," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Direktur Utama Bukit Asam Arviyan Arifiin mengatakan adanya hilirisasi batubara ini dapat menghasilkan DME untuk pengganti bahan baku LPG yang sebagian besar masih diimpor, sehingga secara langsung dapat menghemat devisa negara.

"Hilirisasi yang dilakukan PTBA ini diperkuat dengan sumber daya batubara sebesar 8,3 miliar ton dan total cadangan batu bara sebesar 3,3 miliar ton," paparnya.

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan kerja sama ini merupakan langkah strategis bagi semua pihak dalam rangka meningkatkan ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan energi nasional melalui pemanfaatan DME.

"Sekitar 73 persen LPG masih diimpor, tahun 2017 Indonesia mengkonsumsi tidak kurang dari 7,11 juta ton LPG, ungkapnya.(end)


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...