google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham William Hartanto | 17 Januari 2019 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham William Hartanto | 17 Januari 2019

WH Project Outlook 17 Januari 2019

IHSG ditutup menguat sebesar 4.57 poin (+0.07%) menuju level 6413.36 pada perdagangan hari Rabu 16 Januari 2019.

MULAI MASUK OVERSOLD

Tahap pertama pengujian support 6400 sudah selesai. IHSG bersiap menguat lagi, namun waspadai level 6500 di bulan Februari mendatang. Tidak, arah pasar masih tetap positif, namun pada waktunya akan selalu ada koreksi, dan kami mendapati bahwa koreksi tersebut sudah tidak jauh, kemungkinan besar akan terjadi pada saat IHSG menyentuh 6500.

1 hal penting dalam negeri untuk pergerakan pasar hari ini: debat capres. Beberapa hal yang perlu Anda sadari adalah sebagai berikut:

Optimisme investor asing sudah mencerminkan bentuk antisipasi dari debat ini;
Saham-saham yang dipilih pun, tidak sembarangan;
Faktor fundamental ada, namun faktor capres juga ada, dan sebenarnya lebih kuat dibanding faktor lain yang melekat pada saham itu sendiri.
Dan hari ini, diprediksi saham-saham BUMN (hampir semua) akan dicoba dinaikkan, manfaatkan untuk day trading.


Lalu, bagaimana dengan IHSG hari ini?

Secara teknikal IHSG masih akan menguat, range sama dengan kemarin karena belum berhasil menembus resistance 6420.

IHSG VIEW

IHSG berpotensi menguat dalam range 6380 s/d 6420.

REKOMENDASI SAHAM

Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk trading hari ini: konstruksi BUMN, ANTM, INCO, BEST, APLN, BKSL.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...