google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham KOBX | Kobexindo (KOBX) Mengantongi Pencairan L/C Senilai US$ 10 Juta Langsung ke konten utama

Saham KOBX | Kobexindo (KOBX) Mengantongi Pencairan L/C Senilai US$ 10 Juta


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah sabar menanti, akhirnya pengajuan PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) atas fasilitas pendanaan non tunai berupa letter of credit (L/C) senilai US$ 10 juta dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) cair juga. Manajemen Kobexindo akan menggunakannya untuk memenuhi pesanan alat berat dari para pelanggan.

Fasilitas L/C senilai US$ 10 juta itu merupakan bagian dari pengajuan L/C kepada BCA sebesar US$ 35 juta pada 2018. Sebanyak US$ 25 juta di antaranya sudah cair pada tahun lalu. Sementara jika digabungkan dengan total pengajuan fasilitas L/C sepanjang 2018, Kobexindo mengajukan L/C senilai 40 juta.

Selain fasilitas L/C, Kobexindo menyiapkan dana belanja modal (capex) yang bersumber dari kas internal. Capex tersebut untuk membiayai kegiatan operasional. Mereka tidak mengungkapkan besarannya.

Berdasarkan laporan keuangan 2018, duit lancar Kobexindo tak banyak. Emiten berkode saham KOBX di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini hanya memiliki kas dan setara kas senilai US$ 7,63 juta.

Pada tahun ini Kobexindo memprediksikan penjualan alat berat tak sekencang dua tahun terakhir. Menurut pengalaman mereka, bisnis alat berat mulai menanjak sejak akhir 2016 hingga booming sampai tahun lalu.

Perkembangan industri alat berat sejalan dengan industri pertambangan. "Mengikuti membaiknya harga dan permintaan komoditas tambang, khususnya batubara," terang Martio, Direktur Keuangan PT Kobexindo Tractors Tbk kepada KONTAN, Kamis (4/4).

Makanya, hingga akhir tahun nanti Kobexindo hanya berani mematok pertumbuhan pendapatan 10%. Mengacu pada realisasi pendapatan bersih tahun lalu sebesar US$ 101,49 juta, berarti target pendapatan bersih tahun ini setara dengan US$ 111,64 juta. Sementara pendapatan bersihnya tahun lalu terhitung tumbuh 35,55%.

Tahun ini Kobexindo tetap mengandalkan alat berat dan kendaraan niaga sebagai kontributor utama. Mereka antara lain menyodorkan produk unggulan seperti Doosan Excavator DX800 kelas 80 ton dan Doosan Excavator DX500 kelas 50 ton. Untuk melengkapi kebutuhan pengangkutan batubara, Kobexindo juga menawarkan produk unggulan Dump Truck NHL Terex.

Sumber: KONTAN

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...