google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham DSNG dan SCMA Langsung ke konten utama

Analisa Saham DSNG dan SCMA

*Mirae Asset Sekuritas Indonesia Street Voices*
(May 31, 2019)
*Investment Information Team*

Ciptadana Securities on Dharma Satya Nusantara (DSNG)

*Young age profile yet highly productive*
-Dharma Satya Nusantara (DSNG) mempertahankan pertumbuhan produksi Tandan Buah Segar (TBS) yang kuat di 1Q19, sebesar 514.354 ton, atau melonjak 73% YoY, sedangkan sebagian besar perusahaan sejenis mencatat pertumbuhan produksi negatif pada periode tersebut. Pertumbuhan bintang didorong oleh hasil TBS yang lebih tinggi dan kontribusi dari perkebunan yang baru diakuisisi pada 18 Desember yang menambahkan volume tambahan 10% untuk total produksi TBS DSNG pada 1Q19. TBS pihak ketiga cukup meningkat sebesar 13% YoY menjadi 47.526 ton yang menjadikan total TBS yang diolah menjadi 559.880 ton (+ 66% YoY).
-Pada 18 Desember, DSNG menambah sekitar 17.000 ha perkebunan kelapa sawit dan dua pabrik kelapa sawit (PKS) di Kalimantan Timur dari akuisisi PT Bima Palma Nugraha dan PT Bima Agri Sawit. Perkebunan yang baru diakuisisi membawa total area yang ditanami perusahaan (termasuk inti dan plasma) menjadi 108.411 ha pada 19 Maret, dengan usia rata-rata 9,3 tahun, bersama dengan 9 pabrik kelapa sawit. Profil usia berada dalam pita ‘young premium’ (berusia 4 hingga 8 tahun) karena itu kami percaya Perusahaan memiliki lebih banyak fleksibilitas untuk ekspansi terbatas di masa depan, dibandingkan dengan sebagian besar perusahaan sejenisnya, mis. Astra Agro Lestari, PP London Sumatra Indonesia, dan Salim Ivomas Pratama.
-Valuasi: BUY dengan TP Rp420

Ciptadana Sekuritas on Surya Citra Media (SCMA)

*Experiencing “Vidio”*
-RUPST Surya Surya Media (SCMA) baru-baru ini telah menyetujui akuisisi beberapa perusahaan digital dalam kesepakatan pertukaran-saham dengan induk SCMA, Elang Mahkota Teknologi (Emtek). Seperti yang dijanjikan, Emtek tidak memberikan suara. Namun, keputusan itu tidak datang tanpa bantahan. Dari 90,0% pemegang saham yang menghadiri RUPS, 72,7% abstain, 17,4% menyetujui dan 9,9% menolak mosi.
-Kami telah menjelaskan perusahaan digital yang diakuisisi dalam laporan kami sebelumnya yang berjudul "Menjelajah ke dunia digital". Dari usaha baru, sebagian besar kekhawatiran investor ada di VIdio.com, kami percaya, yang saat ini sedang berubah dari layanan over-the-top (FOTT) gratis menjadi layanan video berlangganan permintaan hybrid (SVOD). Karenanya, untuk mendapatkan wawasan langsung, kami berlangganan dan mengalami penawaran premium dari Vidio. Secara keseluruhan, kami pikir pengalaman pengguna patut dipuji, namun kontennya masih kurang.
-Valuasi: BUY dengan TP Rp1,975

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...