google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PGAS | PGN LAMPUNG TERUS SOSIALISASIKAN JARGAS RUMAH TANGGA Langsung ke konten utama

PGAS | PGN LAMPUNG TERUS SOSIALISASIKAN JARGAS RUMAH TANGGA


IQPlus, (26/08) - PT Perusahaan Gas Negara,Tbk (PGN) Lampung terus menyosialisasikan rencana pemasangan jaringan gas rumah tangga pada 2020 kepada masyarakat Kota Bandarlampung.

"Kali ini, kami menyosialisasikan jargas rumah tangga di Kelurahan Tanjungkarang, Kecamatan Enggal, Bandarlampung," kata Sales Area PGN Lampung, Adam Smith, di Bandarlampung, Senin.

Ia menyebutkan, sosialisasi di Kelurahan Tanjungkarang itu adalah kegiatan yang kelima dilakukan oleh PGN Lampung terkait rencana pemasangan jargas untuk rumah tangga pada 2020.

Ia menjelaskan tentang manfaat gas bumi sebagai salah satu upaya pemerintah mengurangi subsidi elpiji, dimana dengan menggunakan gas bumi sebagai kebutuhan dapur akan banyak kelebihan yang didapat seperti lebih aman dan lebih murah.

Adam Smith menjelaskan sosialisasi ini merupakan kali kelima dilakukan PGN dan sebagian besar masyarakat menerima akan keberadaan jargas tersebut.

Ia menjelaskan, Kecamatan Enggal mendapat kuota 2.000 sambungan jargas rumah tangga pada tahun depan.

"Dalam sosialisasi ini lebih kepada manfaat gas bumi, ini juga salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi subsidi elpiji," ujarnya.

Sales Head PGN Lampung, Mochamad Arif, sebelumnya juga telah melakukan sosialisasi serupa di Kecamatan Sukarame dan Kecamatan Enggal.

Menurut dia, awal tahun 2020 PT PGN,Tbk akan mengembangkan jalur eksisting ke 6.000 sambungan rumah tangga pada tiga kecamatan yakni Way Halim, Sukarame dan Enggal.(end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...