google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham BBNI | BNI GENCARKAN PERTANIAN MODERN 4.0 UNTUK KOPI SIDAKALANG DAIRI Langsung ke konten utama

Saham BBNI | BNI GENCARKAN PERTANIAN MODERN 4.0 UNTUK KOPI SIDAKALANG DAIRI


IQPlus, (21/11) - PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BNI) menggencarkan gerakan pertanian modern 4.0 atau "smartframing" di Dairi, Sumatera Utara, untuk meningatkan produksi kopi sidikalang Dairi.

Direktur Treasuri & Internasional BNI Bob Tyasika Ananta melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, mengatakan perseroan menggelar "Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0" di Dairi pada Rabu ini, untuk mengemablikan ketenaran dan kejayaannya kembali kopi Sidikalang Dairi melalui konsep "smartframing".

"Melalui sistem pertanian modern, masa panen kopi menjadi lebih cepat dan lebih menjanjikan," ujar Bob.

Bob mengatakan konsep "smartfarming" berbasiskan sistem kerja "Internet of Things". Misalnya, akan terdapat teknologi "RiTx Soil & Weather Sensor", yang akan membantu petani memantau kondisi lahan secara tepat waktu dan akurat. Teknologi itu diharapkan mampu memberikan data pertanian yang lebih terukur serta presisi, sehingga membantu meningkatkan efisiensi dan meningkatkan produktivitas.

"Kopi Sidikalang Dairi sejak zaman dahulu sudah terkenal memiliki citra rasa kopi yang khas. Namun Kopi Sidikalang sempat redup manakala petani lebih memilih menanam jeruk yang lebih menjanjikan pendapatannya. Sekarang, pemerintah daerah mulai membangkitkan kembali semangat petani untuk menanam kopi," ujar dia.

Dalam mengenalkan "smartframing", Bob mengatakan BNI ekerja sama dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian PDTT, serta perusahaan rintisan PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa untuk mekanisasi dan digitalisasi pertanian.

Selain itu, kata Bob, BNI juga ingin memastikan agar para petani mendapatkan akses pembiayaan yang murah, mudah, disertai pendampingan yang memanfaatkan teknologi pertanian modern "RiTx" selama proses budidaya.

"Pada musim panen, hasil produksi petani akan diserap oleh offtaker mitra BNI. Ke depan, petani akan menjadi lebih produktif, lebih efisien dan efektif, hasil lahan atau ladangnya mudah dijangkau pasar, serta akhirnya menjadi petani yang profesional dan berkulitas," kata Bob.(end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...