google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham PGAS | PGN PERLUAS PASAR PELANGGAN KECIL KOMERSIAL DI SURABAYA Langsung ke konten utama

Saham PGAS | PGN PERLUAS PASAR PELANGGAN KECIL KOMERSIAL DI SURABAYA


IQPlus, (12/11) - - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus berusaha memperluas pasar pelanggan kecil komersial di Surabaya, dengan mendorong pelaku usaha di Kota Pahlawan itu menggunakan jaringan gas alam yang terpasang.

PGN Sales Area Head Surabaya, Misbachul Munir di Surabaya, Senin, mengatakan pelanggan kecil komersial di Surabaya pada tahun 2018 hanya sebanyak tiga pelanggan, dan tahun 2019 bertambah hingga 16 pelanggan terpasang.

"Segera menyusul diselesaikan empat pelanggan lagi, sehingga nantinya menjadi total 20 pelanggan," katanya.

Di antara pelanggan tersebut, kata dia, yang terbilang cukup besar antara lain usaha potong ayam dan bebek di Wonorejo, serta pelaku usaha cuci pakaian di Gubeng Kertajaya dan Medokan, serta restoran Soto Ayam di Rungkut.

Salah satu pelaku usaha OK Coin Landry, Sony Sugiharto Leo mengakui penggunaan gas alam dari PGN mampu menghemat pengeluarannya setiap bulan.

Sony yang memiliki empat set mesin cuci lengkap dengan mesin pengering, dan dua setrika uap bertenaga gas pada awalnya menggunakan gas tabung 12 kilogram untuk mengeringkan cucian dan setrika, kemudian sejak lebih dari dua minggu yang lalu beralih menggunakan gas alam dari PGN.

"Kami tidak lagi repot bongkar pasang gas tabung, sehingga lebih fokus bekerja menyelesaikan cucian pelanggan," kata Sony.

Ia menceritakan, ketika masih menggunakan gas tabung dalam sebulan Sony mengkonsumsi 20 tabung 12 kg seharga masing-masing Rp135 ribu. Total sebulan Ia menghabiskan Rp2,7 juta.

Namun, kata Sony, setelah menggunakan gas bumi PGN hanya mengeluarkan Rp895.440 guna membayar tagihan gas bumi untuk usahanya.(end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...