google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham PPRO | PP PROPERTI-RUMAH BISTRO COFFE KERJASAMA CO BRANDING Langsung ke konten utama

Saham PPRO | PP PROPERTI-RUMAH BISTRO COFFE KERJASAMA CO BRANDING


IQPlus, (14/11) - PT PP Properti Tbk (PPRO) kembali melakukan langkah strategis dengan melakukan kolaborasi bisnis lewat co-branding di marketing gallery-nya. Kali ini yang menjadi mitra bisnisnya adalah Rumah Bistro Coffee Surabaya.

Menurut Henry Sasmita, marketing manager Grand Dharmahuasada Lagoon . salah satu proyek superblock PP Properti di Surabaya Timur . co branding merupakan strategi yang cukup efektif dan efisien. Hal ini juga bisa meningkatkan kunjungan calon konsumen ke marketing gallery.

"Konsep co branding sudah jadi trend sekarang dikalangan para pebisnis. Karena selain efektif untuk mendongkrak penjualan juga efisien cost-nya," kata Henry Sasmita Rabu di kantornya.

Dijelaskan, kerjasama dengan Rumah Bistro Coffee memang baru pertama kali dilakukan. Namun kedepan kerjasama akan dilakukan dibanyak proyek yang lain. Pasalnya, Rumah Bistro Coffee merupakan salah satu grup F&B yang cukup besar di Surabaya.

.Networknya cukup kuat. Itu yang membuat kami memilih Rumah Bistro Coffee. Kami yakin dengan konsep yang diusung Rumah Bistro akan berdampak positif kedepan. Kami nanti juga akan kerjasama di banyak proyek yang lain. Tentu saja dengan konsep yang berbeda,. tambahnya tanpa mau menyebutkan target penjualannya.

CEO Rumah Bistro Coffee, Mufid Wahyudi, menambahkan, saat ini pihaknya sudah memiliki 38 brand food & beverage. Jangkauan pasarnya juga sudah melebar secara nasional. Namun begitu, pihaknya memandang kerjasama dengan konsep co-branding cukup penting untuk kemajuan bersama.

"PP Properti merupakan salah satu grup property yang cukup besar. Proyeknya tersebar di banyak kota di Indonesia. Tidak ada salahnya kami coba berkolaborasi. kami juga akan rilis beberapa brand baru lagi dalam waktu dekat," kata Mufid Wahyudi.

Dia berjanji kerjasama dengan PT PP Properti akan terus dilakukan kedepan. Namun pihaknya mengaku akan melihat dulu lokasinya sehingga pas dengan konsep yang ditawarkan nanti. Apalagi market yang dibidik juga kelas middle . up sehingga pas dengan market PT PP Properti.

"Kerjasama dengan developer ini baru pertama kalinya. Kami membidik segmen professional, pengusaha muda dan young family dari kalangan middle up," tandas Mufid Wahyudi. (end/ahd)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Berita Saham BCAP 22 Mei 2017

MNC KAPITAL INDONESIA BERNIAT TAMBAH MODAL TANPA HMETD IQPlus, (22/05) - PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) akan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sebanyak-banyaknya 406.627.281 saham dengan nominal Rp100 atau maksimal 7,43% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Menurut keterangan perseroan Senin disebutkan bahwa Penambahan Modal Tanpa HMTED ini memerlukan persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 30 Mei 2017 mendatang. Rencananya dana hasil PMTHMETD ini setelah dikurangi biaya-biaya akan digunakan untuk investasai dan modal kerja untuk perseroan dan entitas anak dengan pembagian 70% dan 30%. Bagi pemegang saham perseroan akan mengalami dilusi kepemilikan saham secara proporsional sesuai dengan jumlah saham baru yang dikeluarkan maksimal 6,92%. Dilusi ini menurut perseroan relatif kecil dan terjadi pada harga pasar sehingga tidak me...

INDUSTRI LOGAM DAN BAJA TUMBUH POSITIF TAHUN 2021.

Meskipun tantangan Covid-19 masih belum berakhir, kinerja industri nasional cukup menggembirakan dibanding tahun 2020, dengan indikasi rata-rata Purchasing Manager's Index (PMI) selama 2021 menunjukkan angka 50 atau ada dalam ahap ekspansif. Hal ini juga ditunjukkan oleh kinerja sektor industri logam dan baja yang turut mengalami pertumbuhan positif selama tahun 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada kuartal III tahun 2021, sektor industri logam dengan HS 72-73 mampu tumbuh di atas 9,82 persen. Kinerja ini juga didukung ekspor produk baja hingga November 2021 mencapai USD19,6 miliar dan mengalami surplus sebesar USD6,1 miliar. Direktur Industri Logam, Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Budi Susanto mengemukakan, pertumbuhan positif sektor baja akibat upaya pengendalian yang dilakukan pemerintah dengan konsep smart supply demand, yang diterapkan dengan berpihak pada industri baja nasional mulai dari sektor hulu...

Puradelta (DMAS) Raih Marketing Sales Rp1 Triliun Di Semester I 2023

PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) selaku pengembang Kota Deltamas Cikarang menyampaikan bahwa peruusahaan meraih prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp1 triliun pada semester pertama tahun 2023, atau sekitar 59,7% dari target marketing sales tahun 2023 sebesar Rp1,8 triliun. Perolehan marketing sales tersebut menjadi tolok ukur kalau kebutuhan ruang serta produk komersial maupun area industri masih cukup tinggi. Hal itu dikatakan, Direktur Sales & Marketing PT Puradelta Lestari Tbk, Stanley W. Atmodjo, dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip, Rabu (16/8). Untuk meningkatkan produk komersial, kata Stanley W. Atmodjo, perusahaan kembali meluncurkan klaster komersial terbaru yakni Greenland Square yang mengusung konsep commercial lot berlokasi di Jalan Utama Kota Deltamas. "Ruang komersial telah menjadi sarana pendukung untuk sebuah kawasan hunian seiring terus berkembangnya populasi di kawasan residensial. Kami menghadirkan kawasan komersial premium Greenland Square di K...