google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | ACES, ADRO, BNLI, MEDC Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | ACES, ADRO, BNLI, MEDC


MNC Daily Scope Wave
4 Desember 2019

IHSG kembali ditutup menguat tipis 0,06% ke level 6,133. Selama IHSG belum dapat menembus area 6,168 maka kami masih memperkirakan IHSG masih berada di akhir wave (b) dari wave [y] dan rentan untuk terkoreksi ke area 5,870-5,900 untuk membentuk wave (c) dari wave [y] (skenario biru). Namun, IHSG juga berpotensi hanya akan terkoreksi terbatas untuk membentuk wave alt [ii] ke arah 5,980-6,017 (skenario merah).
Support: 6,125, 6,100
Resistance: 6,167, 6,200

ACES - Buy on Weakness (1,525)
Kami memperkirakan posisi ACES saat ini sedang berada pada akhir wave (c) dari wave [y] dari wave (B), dimana koreksi ACES sudah relatif terbatas. Selanjutnya, ACES berpotensi menguat kembali dalam jangka pendek untuk membentuk awal dari wave (C).
Buy on Weakness: 1,450-1,510
Target Price: 1,560, 1,615, 1,650
Stoploss: below 1,300

ADRO - Buy on Weakness (1,315)
Posisi ADRO saat ini sedang berada pada wave B dari wave (B), dimana kami perkirakan ADRO masih berpotensi menguat dalam jangka pendek.
Buy on Weakness: 1,270-1,300
Target Price: 1,350, 1,400
Stoploss: below 1,200

BNLI - Buy on Weakness (1,055)
Kami memperkirakan pergerakan BNLI saat ini sudah terkonfirmasi wave [c] dari wave 4. Saat ini BNLI sedang berada di awal wave 5, yang berarti BNLI masih berpotensi untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 950-1,980.
Target Price: 1,180, 1,275
Stoploss: below 950

MEDC - Sell on Strength (735)
Kami memperkirakan MEDC sudah berada pada akhir wave (a) dari wave [iii], dimana MEDC saat ini rentan terkoreksi untuk membentuk wave (b) terlebih dahulu. Adapun level koreksi MEDC berada pada area 690 dan 670.
Sell on Strength: 735-755

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...