google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | MEDC, ANTM, ISAT, HOKI Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | MEDC, ANTM, ISAT, HOKI


MNC Daily Scope Wave
6 Januari 2020

Penutupan IHSG pada pekan lalu menguat 0,6% ke level 6,323. Kami perkirakan, selama IHSG belum mampu menembus area 6,338, maka pergerakan IHSG cenderung terkoreksi untuk membentuk wave iv. Adapun level koreksi wave iv berada pada area 6,200-6,250. Setelah terkonfirmasi membentuk wave iv, maka selanjutnya IHSG berpotensi menguat kembali untuk membentuk wave v.
Support: 6,260, 6,210
Resistance: 6,340, 6,400

MEDC - Buy on Weakness (910)
Pada penutupan pekan kemarin (3/1), MEDC menguat 9% dan diikuti dengan volume pembelian yang cukup besar. Posisi MEDC saat ini kami perkirakan sedang berada pada awal wave (c) dari wave [v], dimana MEDC berpotensi untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 860-900
Target Price: 965, 1,010, 1,050
Stoploss: below 825

ANTM - Buy on Weakness (850)
Kami memperkirakan saat ini ANTM sedang berada pada awal wave (iii) dari wave [iii], dimana ANTM berpotensi melanjutkan penguatannya untuk membentuk wave (iii).
Buy on Weakness: 825-840
Target Price: 920, 950, 1,000
Stoploss: below 770

ISAT - Buy on Weakness (2,890)
Posisi ISAT saat ini kami perkirakan berada pada akhir dari wave [ii] dari wave C dari wave [Y]. Sehingga koreksi ISAT sudah cenderung terbatas, dan selanjutnya ISAT berpotensi berbalik arah menguat untuk membentuk wave [iii] dari wave C.
Buy on Weakness: 2,800-2,880
Target Price: 3,100, 3,450, 3,650
Stoploss: below 2,710

HOKI - Sell on Strength (900)
Saat ini kami perkirakan HOKI sedang berada pada wave 2 dari wave (C), dimana HOKI masih berpotensi untuk terkoreksi terlebih dahulu. Adapun potensi koreksi HOKI berada pada level 880 dan 865.
Sell on Strength: 900-930

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Berita Saham BCAP 22 Mei 2017

MNC KAPITAL INDONESIA BERNIAT TAMBAH MODAL TANPA HMETD IQPlus, (22/05) - PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) akan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sebanyak-banyaknya 406.627.281 saham dengan nominal Rp100 atau maksimal 7,43% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Menurut keterangan perseroan Senin disebutkan bahwa Penambahan Modal Tanpa HMTED ini memerlukan persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 30 Mei 2017 mendatang. Rencananya dana hasil PMTHMETD ini setelah dikurangi biaya-biaya akan digunakan untuk investasai dan modal kerja untuk perseroan dan entitas anak dengan pembagian 70% dan 30%. Bagi pemegang saham perseroan akan mengalami dilusi kepemilikan saham secara proporsional sesuai dengan jumlah saham baru yang dikeluarkan maksimal 6,92%. Dilusi ini menurut perseroan relatif kecil dan terjadi pada harga pasar sehingga tidak me...

INDUSTRI LOGAM DAN BAJA TUMBUH POSITIF TAHUN 2021.

Meskipun tantangan Covid-19 masih belum berakhir, kinerja industri nasional cukup menggembirakan dibanding tahun 2020, dengan indikasi rata-rata Purchasing Manager's Index (PMI) selama 2021 menunjukkan angka 50 atau ada dalam ahap ekspansif. Hal ini juga ditunjukkan oleh kinerja sektor industri logam dan baja yang turut mengalami pertumbuhan positif selama tahun 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada kuartal III tahun 2021, sektor industri logam dengan HS 72-73 mampu tumbuh di atas 9,82 persen. Kinerja ini juga didukung ekspor produk baja hingga November 2021 mencapai USD19,6 miliar dan mengalami surplus sebesar USD6,1 miliar. Direktur Industri Logam, Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Budi Susanto mengemukakan, pertumbuhan positif sektor baja akibat upaya pengendalian yang dilakukan pemerintah dengan konsep smart supply demand, yang diterapkan dengan berpihak pada industri baja nasional mulai dari sektor hulu...

Puradelta (DMAS) Raih Marketing Sales Rp1 Triliun Di Semester I 2023

PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) selaku pengembang Kota Deltamas Cikarang menyampaikan bahwa peruusahaan meraih prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp1 triliun pada semester pertama tahun 2023, atau sekitar 59,7% dari target marketing sales tahun 2023 sebesar Rp1,8 triliun. Perolehan marketing sales tersebut menjadi tolok ukur kalau kebutuhan ruang serta produk komersial maupun area industri masih cukup tinggi. Hal itu dikatakan, Direktur Sales & Marketing PT Puradelta Lestari Tbk, Stanley W. Atmodjo, dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip, Rabu (16/8). Untuk meningkatkan produk komersial, kata Stanley W. Atmodjo, perusahaan kembali meluncurkan klaster komersial terbaru yakni Greenland Square yang mengusung konsep commercial lot berlokasi di Jalan Utama Kota Deltamas. "Ruang komersial telah menjadi sarana pendukung untuk sebuah kawasan hunian seiring terus berkembangnya populasi di kawasan residensial. Kami menghadirkan kawasan komersial premium Greenland Square di K...