google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | WIKA, MAPI, BBTN, CPIN Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | WIKA, MAPI, BBTN, CPIN


MNC Daily Scope Wave
24 Februari 2020

Menutup pekan lalu (21/2), IHSG ditutup terkoreksi 1% ke level 5,882 dan secara weekly IHSG tidak mampu ditutup di atas area 5,900. Waspadai level 5,842, apabila IHSG menembus level tersebut, pergerakan IHSG selanjutnya akan menuju area 5,720-5,800 sekaligus membentuk wave [v] dari wave C.
Support: 5,850, 5,800
Resistance: 5,950, 6,000

WIKA - Buy on Weakness (2,010)
Jumat lalu (21/2), WIKA ditutup terkoreksi 1,5% ke level 2,010. Kami memperkirakan saat ini WIKA sedang berada di wave (ii) dari wave [c] dari wave 3. Dimana WIKA akan cenderung terkoreksi dalam jangka pendek dahulu, setelahnya WIKA berpotensi berbalik arah untuk membentuk wave (iii).
Buy on Weakness: 1,955-2,000
Target Price: 2,130, 2,210
Stoploss: below 1,830

MAPI - Buy on Weakness (835)
Meskipun tekanan jual tidak sebesar hari sebelumnya, akan tetapi MAPI ditutup terkoreksi ke 835. Kami perkirakan saat ini MAPI sedang berada di akhir wave (v) dari wave [iii], dimana MAPI berpotensi menguat dalam jangka pendek untuk membentuk wave [iv].
Buy on Weakness: 820-835
Target Price: 900, 940
Stoploss: below 770

BBTN - Buy on Weakness (1,870)
Terkoreksi 2,6% pada perdagangan Jumat (21/2), membuat pergerakan BBTN saat ini berada pada awal wave [b]. Dimana BBTN masih berpotensi terkoreksi untuk membentuk wave [b], namun setelah wave [b] terkonfirmasi selesai, maka BBTN akan berbalik menguat membentuk wave [c].
Buy on Weakness: 1,775-1,810
Target Price: 2,040, 2,140
Stoploss: below 1,670

CPIN - Sell on Strength (6,575)
Jumat lalu (21/2), CPIN terkoreksi 4% ke level 6,575 dan koreksinya tertahan oleh MA20. Kami perkirakan pergerakan CPIN sedang berada di awal wave [c] dari wave Y dari wave (B). Dimana koreksi CPIN akan menuju level 6,075 dan 5,550.
Sell on Strength: 6,600-6,750

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Berita Saham BCAP 22 Mei 2017

MNC KAPITAL INDONESIA BERNIAT TAMBAH MODAL TANPA HMETD IQPlus, (22/05) - PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) akan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sebanyak-banyaknya 406.627.281 saham dengan nominal Rp100 atau maksimal 7,43% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Menurut keterangan perseroan Senin disebutkan bahwa Penambahan Modal Tanpa HMTED ini memerlukan persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 30 Mei 2017 mendatang. Rencananya dana hasil PMTHMETD ini setelah dikurangi biaya-biaya akan digunakan untuk investasai dan modal kerja untuk perseroan dan entitas anak dengan pembagian 70% dan 30%. Bagi pemegang saham perseroan akan mengalami dilusi kepemilikan saham secara proporsional sesuai dengan jumlah saham baru yang dikeluarkan maksimal 6,92%. Dilusi ini menurut perseroan relatif kecil dan terjadi pada harga pasar sehingga tidak me...

INDUSTRI LOGAM DAN BAJA TUMBUH POSITIF TAHUN 2021.

Meskipun tantangan Covid-19 masih belum berakhir, kinerja industri nasional cukup menggembirakan dibanding tahun 2020, dengan indikasi rata-rata Purchasing Manager's Index (PMI) selama 2021 menunjukkan angka 50 atau ada dalam ahap ekspansif. Hal ini juga ditunjukkan oleh kinerja sektor industri logam dan baja yang turut mengalami pertumbuhan positif selama tahun 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada kuartal III tahun 2021, sektor industri logam dengan HS 72-73 mampu tumbuh di atas 9,82 persen. Kinerja ini juga didukung ekspor produk baja hingga November 2021 mencapai USD19,6 miliar dan mengalami surplus sebesar USD6,1 miliar. Direktur Industri Logam, Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Budi Susanto mengemukakan, pertumbuhan positif sektor baja akibat upaya pengendalian yang dilakukan pemerintah dengan konsep smart supply demand, yang diterapkan dengan berpihak pada industri baja nasional mulai dari sektor hulu...

Puradelta (DMAS) Raih Marketing Sales Rp1 Triliun Di Semester I 2023

PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) selaku pengembang Kota Deltamas Cikarang menyampaikan bahwa peruusahaan meraih prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp1 triliun pada semester pertama tahun 2023, atau sekitar 59,7% dari target marketing sales tahun 2023 sebesar Rp1,8 triliun. Perolehan marketing sales tersebut menjadi tolok ukur kalau kebutuhan ruang serta produk komersial maupun area industri masih cukup tinggi. Hal itu dikatakan, Direktur Sales & Marketing PT Puradelta Lestari Tbk, Stanley W. Atmodjo, dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip, Rabu (16/8). Untuk meningkatkan produk komersial, kata Stanley W. Atmodjo, perusahaan kembali meluncurkan klaster komersial terbaru yakni Greenland Square yang mengusung konsep commercial lot berlokasi di Jalan Utama Kota Deltamas. "Ruang komersial telah menjadi sarana pendukung untuk sebuah kawasan hunian seiring terus berkembangnya populasi di kawasan residensial. Kami menghadirkan kawasan komersial premium Greenland Square di K...