google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | WOOD, PGAS, GGRM, ANTM Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | WOOD, PGAS, GGRM, ANTM


MNC Daily Scope Wave
3 Februari 2020

Menutup pekan lalu (31/1), IHSG ditutup kembali terkoreksi cukup agresif sebesar 2,8% ke level 5,940, dengan level terendah berada pada 5,937. Dengan IHSG menembus area 5,939, maka skenario IHSG dalam jangka pendek mengalami perubahan. Posisi IHSG saat ini sedang berada pada wave (v) dari wave [c] dari wave Y, dimana IHSG diperkirakan masih dapat terkoreksi kembali dengan target pada level 5,900-5,850. Selanjutnya, IHSG berpeluang menguat kembali. Namun, perhatikan skenario alternatif berwarna merah, apabila IHSG belum mampu menembus 6,313, maka masih ada peluang IHSG kembali terkoreksi ke arah 5,700-5,750.
Support: 5,890, 5,800
Resistance: 6,033, 6,120

WOOD - Buy on Weakness (470)
Posisi WOOD saat ini kami perkirakan sudah berada di akhir wave [v] dari wave C, dimana koreksi WOOD diperkirakan sudah relatif terbatas. Apabila wave [v] dari wave C sudah terkonfirmasi selesai, maka selanjutnya WOOD akan melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 448-462
Target Price: 510, 550, 600
Stoploss: below 440

PGAS - Buy on Weakness (1,705)
Terkoreksi cukup agresif, sebesar 5,3%, membuat PGAS saat ini berada di akhir wave C dari wave [E] dari pola triangle, dimana koreksi PGAS sudah relatif terbatas dan selanjutnya PGAS berpotensi menguat dalam jangka pendek.
Buy on Weakness: 1,680-1,705
Target Price: 1,950, 2,070
Stoploss: below 1,600

GGRM - Buy on Weakness (55,775)
Kami memperkirakan pergerakan GGRM saat ini sudah berada di akhir dari wave iv, dimana GGRM diperkirakan berpotensi terkoreksi kembali namun cukup terbatas. Selanjutnya, apabila sudah mengkonfirmasi terjadinya wave iv dari wave (iii), maka GGRM berpeluang untuk menguat membentuk wave v dari wave (iii).
Buy on Weakness: 55,000-55,700
Target Price: 57,500, 59,500
Stoploss: below 54,000

ANTM - Sell on Strength (720)
Saat ini, kami memperkirakan pergerakan ANTM sudah berada diakhir wave [iii] dari wave C dari wave (A) pada fase korektif. Dengan demikian, penguatan yang terjadi pada ANTM hanya terjadi pada jangka pendek saja untuk membentuk wave [iv]. Adapun target koreksi berada pada 700 dan 670.
Sell on Strength: 730-800

Disclaimer On
Rolie

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...