google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham WIKA | WIKA SIAP BANGUN PROYEK TOUR DE GOREE, AFRIKA BARAT Langsung ke konten utama

Saham WIKA | WIKA SIAP BANGUN PROYEK TOUR DE GOREE, AFRIKA BARAT



IQPlus, (24/02) - Tim teknis PT. WIKA berjumlah 15 orang melakukan persiapan pelaksanaan pembangunan proyek Tour de Gorée, proyek investasi prestisius Indonesia terbesar di Afrika serta menjadi gedung tertinggi di Afrika Barat.

Hal itu terungkap dalam acara silaturahmi yang diadakan KBRI Dakar dengan masyarakat Indonesia sekaligus evaluasi kemajuan pembangunan Tour de Gorée yang dipimpin Duta Besar Mansyur Pangeran dan dihadiri seluruh staf KBRI Dakar, masyarakat Indonesia dan tim teknis PT. Wijaya Karya (WIKA).

Dubes Mansyur melalui keterangan dari KBRI Dakar yang diterima Antara, Jumat menyebutkan, proyek ini menjadi kebanggaan bangsa Indonesia, mengukir sejarah Indonesia, tertanam di hati rakyat Afrika karena merupakan menara yang mengingatkan pahit getirnya penderitaan masyarakat Afrika di masa perbudakan.

Pulau Goree merupakan terminal terakhir penjualan budak dari Afrika ke Amerika dan Negara Eropa lainnya.

Dalam kesempatan itu, Dubes menyampaikan kepada tim teknis PT. WIKA tentang permintaan Pemerintah Senegal yang mengharapkan agar desain bangunan dapat diselesaikan selambatnya akhir Februari 2020,  mengingat awal April 2020, Presiden Macky Sall meresmikan pembangunan Tour de Goree tersebut.

Sementara itu Tim teknis PT. WIKA menyampaikan kesanggupan untuk memenuhi tenggat waktu yang ditetapkan  dan menegaskan komitmen untuk menyelesaikan bangunan Tour de Gorée secara tepat waktu.(end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...