Langsung ke konten utama

PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk Buka Operasional di Bali

IQPlus, (09/03) -  PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) akan membuka operasional perawatan pesawat di Bandara Ngurah Rai, Bali, pada April 2020.

"Kami juga akan beroperasi di Denpasar  (Bandara Ngurah Rai) yang akan kami mulai pada 4 April," kata Direktur Utama GMF Tazar Marta Kurniawan dalam temu media di Hanggar GMF, Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Jumat.

Menurut dia, hal ini termasuk langkah pengembangan bisnis perusahaan pada tahun ini, selain memindahkan perawatan pesawat jenis ATR dari Bandara Cengkareng ke Bandara Pondok Cabe, Banten.

Untuk operasionalisasi di Bandara Ngurah Rai, Tazar mengungkapkan GMF menyatakan telah mengakuisisi satu hanggar di kawasan PT  Angkasa Pura I dan akan segera dilakukan utilisasi perawatan di lokasi tersebut.

Ia mengemukakan salah satu target yang diincar antara lain sejumlah maskapai dari Australia, yang pesawatnya banyak singgah di Bandara Ngurah Rai

Bila berjalan dengan lancar, lanjutnya, maka kemungkinan GMF bakal mengakuisisi pula satu hangar di sebelah hanggar, yang telah diperoleh, dalam rangka pengembangan bisnis.

Sebelumnya, PT Angkasa Pura II dan PT Avia Technics Dirgantara (FL Technics Indonesia) menandatangani perpanjangan kerja sama bisnis perawatan pesawat pada Kamis (27/2/2020).

Dengan penandatanganan perjanjian ini, FL Technics Indonesia secara resmi memperpanjang bisnisnya di kawasan Bandara Internasional Soekarno Hatta, Banten, hingga 2025.(end)


Simak juga:
Strategi Trading Menggunakan STOCHASTIC OSCILLATOR
https://youtu.be/Rm7fvjZkXD0

Jangan lupa like, subscribe dan share channel youtube : Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

DAFTAR PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI BERDASARKAN SEKTOR

Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI | IHSG IDX Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI berdasarkan Sektor bisa dilihat di bawah ini. Sekedar untuk informasi, Ada 9 sektor yang mencantumi komponen - komponennya yaitu Pertanian, Pertambangan, Industri Dasar, Aneka Industri, Industri Barang Konsumsi, Properti, Infrastruktur, Keuangan dan Perdagangan dan sektor khusus seperti KOMPAS 100, JII, LQ45, BISNIS 27, PEFINDO 25 dan SRI - KEHATI. Semua emiten yang tercatat di BEI juga tercatat tergantung dengan tipe usahanya dan likuidasinya sendiri. Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI adalah sebagai berikut: Tanaman Pangan BISI International Tbk Perkebunan Astra Agro Lestari Tbk BW Plantation Tbk Gozco Plantations Tbk Jaya Agra Wattie Tbk Multi Agro Gemilang Plantation Tbk Provident Agro Tbk PP London Sumatra Tbk Salim Ivomas Pratama Tbk Sampoerna Agro Tbk SMART Tbk Tunas Baru Lampung Tb

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

CARA BACA BOLLINGER BANDS

CARA BACA BOLLINGER BANDS Bollinger Bands dibuat oleh pakar Analisa Teknikal bernama John Bollinger pada tahun 1980-an. Indikator ini merupakan derivat dari Moving Averages yang dikembangkan menjadi 2 (dua) garis, yaitu Garis Atas (atau disebut Upper Band), dan Garis Bawah (atau disebut Lower Band). Kedua garis ini membatasi pergerakan saham, dengan lebih dari 90% berada di dalamnya.  Parameter standar yang direkomendasikan oleh John Bollinger adalah 20 – 2. Artinya menggunakan MA-20 dengan 2 Standar Deviasi (2SD). Dengan demikian, Garis Atas (Upper Band) adalah hasil MA-20 ditambah 2SD, sementara Garis Bawah (Lower Band) adalah hasil MA-20 dikurang 2SD. Standar Deviasi adalah istilah untuk menunjukkan volatilitas harga, misalnya dengan mengukur perbedaan nilai harga penutupan dengan nilai rata-rata.  Semakin tinggi nilai Standar Deviasi maka menunjukkan volatilitas yang semakin tinggi, yang tercermin pada semakin lebar (renggang) jarak antara kedua garisnya (Upper Band da