google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | BBCA, MEDC, UNVR, AKRA Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | BBCA, MEDC, UNVR, AKRA

MNC Daily Scope Wave
18 Mei 2020

Menutup pekan kemarin (15/5), IHSG kembali terkoreksi sebesar 0,1% di level 4,507. Kami memperkirakan saat ini IHSG sedang berada di wave 3 dari wave [C], sehingga IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya dengan target 4,150-4,300, terlebih jika menembus support 4,393-4,441. Namun apabila ternyata IHSG menguat ke atas 4,660, maka kami perkirakan IHSG saat ini sudah berada di akhir wave (b) dari wave [b] (skenario merah), sehingga IHSG berpeluang menguat untuk menuju area 4,720-4,780.
Support: 4,441, 4,393
Resistance: 4,660, 4,726

BBCA - Buy on Weakness (23,925)
Emiten-emiten perbankan tertekan pada akhir pekan kemarin (15/5) termasuk BBCA, yang terkoreksi 2,7% diiringi dengan volume penjualan yang besar. Dengan tertembusnya support pada 24,000, maka kami memperkirakan posisi BBCA saat ini sedang berada di wave [c] dari wave 2, dimana BBCA masih berpeluang terkoreksi kembali dengan level koreksi terdekat di 23,000 dan terburuknya berada di area 22,000.
Buy on Weakness: 23,000-23,700
Target Price: 25,000, 27,500
Stoploss: below 21,625

MEDC - Buy on Weakness (470)
Kami memperkirakan MEDC sedang berada di awal wave (v) dari wave [c] dari wave B, dimana pergerakan MEDC akan cenderung menguat, terlebih apabila pergerakan MEDC mampu menembus level resistance pada 520. Skenario ini berlaku selama MEDC tidak kembali terkoreksi ke bawah 436.
Buy on Weakness: 460-470
Target Price: 550, 600
Stoploss: below 436

UNVR - Sell on Strength (8,575)
Kami perkirakan penguatan UNVR yang terjadi pada pekan lalu (15/5) merupakan bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A. Hal ini berarti penguatan UNVR sudah relatif terbatas dan rentan terkoreksi untuk membentuk wave B. Adapun level koreksi UNVR terdekat berada pada area 8,250 dan titik koreksi ideal UNVR berada pada area 7,150.
Sell on Strength: 8,600-8,925

AKRA - Sell on Strength (2,240)
Koreksi AKRA kemarin (15/5) kami perkirakan sebagai awal dari wave [v] dari wave C, dimana diperkirakan AKRA akan menguat dalam jangka pendek terlebih dahulu. Selanjutnya pergerakan AKRA akan cenderung terkoreksi dengan level koreksi terdekat pada area 1,900-2,100 dan idealnya berada pada area 1,500-1,600.
Sell on Strength: 2,300-2,400

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...