google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham INAF | MASUK JAJARAN KOMISARIS STAF KHUSUS MENKES SIAP PERKUAT BISNIS INDOFARMA Langsung ke konten utama

Saham INAF | MASUK JAJARAN KOMISARIS STAF KHUSUS MENKES SIAP PERKUAT BISNIS INDOFARMA

IQPlus, (30/07) - Manajemen PT Indofarma Tbk (INAF) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) memutuskan untuk melakukan perubahan pada jajaran kepengurusan. 

Direktur Utama Indofarma, Arief Pramuhanto mengatakan bahwa ada dua dewan Komisasris yang diberhentikan dengan hormat yakni Komisaris Utama Siswanto dan Komisaris Nizar Yamanie. Kemudian, perseroan pun menunjuk Daniel Tjen yang saat ini menjabat Staf Khusus Menkes Bidang Tata Kelola Pemerintahan sebagai Komisaris Utama dan Didi Agus Mintadi yang pernah menjadi kepala RS Polri sebagai Komisaris. 

"Dewan komisaris ada 2 yang diberhentikan dengan hormat dan diangkat Komisaris Utama dan Komisaris. Saat ini Komisaris Utama kita Daniel Tjen. Beliau saat ini adalah Staf Khusus Menkes, dan Komisaris Didi Agus Mintadi," katanya, di Jakarta, Rabu (29/7/2020). 

Arief berharap dengan kehadiran Daniel dan Didi dapat memberikan kontribusi terhadap kinerja perseroan ke depannya yang tengah menggenjot penjualan alat kesehatan, farmasi dan herbal. 

"Kami harap bapak Komisaris tadi background dari kedokteran ini bisa jadi suatu sinergi bahwa dari sisi kedokteran ada masukan di sisi bidang kesehatan tadi apa yg jadi kebutuhan di bidang medis kita harap bisa dapat informasi lebih detail untuk memperkaya kita di eksekusi selanjutnya,"tutupnya. 

Dengan demikian, maka Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan setelah berakhirnya RUPST meenjadi sebagai berikut :

Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Daniel Tjen
Komisaris : Didi Agus Mintadi
Komisaris Independen : Teddy Wibisana

Dewan Direksi 
Direktur Utama : Arief Pramuhanto
Direktur Keuangan & Human Capital : Herry Triyatno
Direktur Produksi & Supply Chain : Eko Dodi Santosa

(end/as)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...