google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Global | 23 Juli 2020 Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 23 Juli 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Juli 23 2020)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S


Wall Street mengakhiri sesi berombak lebih tinggi karena hasil laba campuran, perdebatan stimulus A.S.

Wall Street berakhir lebih tinggi pada hari Rabu setelah sesi melihat-lihat karena investor mencerna hasil triwulanan yang beragam dan negosiasi stimulus yang kontroversial di Washington.

Dow Jones naik 165,44 poin atau 0,62% menjadi 27.005,84. S&P 500 naik 18,72 poin atau 0,57% menjadi 3.276,02. Nasdaq Composite menambahkan 25,76 poin atau 0,24% menjadi 10.706,13.

Indeks-indeks saham utama berosilasi hampir sepanjang hari, tetapi berakhir di zona hijau. Nasdaq memiliki keuntungan terkecil, dibatasi oleh penurunan 1,2% di saham Amazon.com Inc (AMZN.O). S&P 500 tetap di wilayah positif tahun ini, naik 1,4%. Nasdaq telah naik lebih banyak 19,3% sejak 1 Januari, sedangkan Dow tetap turun 5,4%. Demokrat Kongres dan Republik tetap terpecah pada rincian paket stimulus baru yang diperkirakan menelan biaya $1 triliun atau lebih, kurang dari dua minggu sebelum manfaat yang diperpanjang akan berakhir bagi jutaan orang Amerika yang menganggur.

Eropa


Bursa Eropa berbalik arah karena ketegangan AS dan China melonjak

Bursa Eropa tergelincir pada hari Rabu karena meningkatnya ketegangan AS dan China dan lonjakan kasus coronavirus yang merusak sentimen setelah kesepakatan utang Uni Eropa membuat pasar kawasan itu mencapai poin tertinggi empat bulan di sesi sebelumnya.

STOXX 600 Eropa ditutup turun 0,9% menjadi 373,44 poin.

Beijing mengatakan Washington tiba-tiba mengatakan akan menutup konsulatnya di kota Houston, sebuah langkah yang sangat dikecam oleh China. Sebagai tanggapan, negara Asia sedang mempertimbangkan untuk menutup konsulat AS di Wuhan, kata sebuah sumber. Saham energi .SXEP terpukul terbesar, turun 2,8% setelah data menunjukkan penumpukan persediaan yang lebih besar dari perkiraan di Amerika Serikat, menambah tekanan pada harga minyak. Royal Dutch Shell (RDSa.L), BP (BP.L) dan Total SA (TOTF.PA) turun lebih dari 3%.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...