google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) Genjot Dana Murah Langsung ke konten utama

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) Genjot Dana Murah


PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN/BBTN) bakal terus menggenjot porsi dana murah salah satunya melalui produk tabungan. Oleh karena itu, dengan produk barunya yakni tabungan "Batara Spekta" yang resmi diluncurkan hari ini, Perusahaan berharap masyarakat bisa mengenal BTN sebagai bank tabungan tidak hanya terkenal sebagai bank KPR semata.

Tabungan yang menerapkan program pengumpulan poin ini, di klaim cocok untuk milenial dengan rentang usia 25 tahun hingga 35 tahun. Pasalnya, ada banyak hadiah undian untuk nasabah yang berhasil mengumpulkan poin Batara Spekta mulai dari sepeda, Mini Cooper, mobil Pajero, Rumah dan masih nanyak lainnya. Nasabah juga berkesempatan untuk ikut dalam lelang beberapa barang mewah pada periode November 2020-Januari 2021.

Direktur Distribution & Retail Funding BTN optimis, tabungan baru besutan BTN ini akan diminati banyak nasabah. Tak tanggung - tanggung, BTN menargetkan akan ada sekitar 250 ribu hingga 300 ribu nasabah baru yang bakal nabung di Batara Spekta.

"Jika target penambahan nasabah baru itu tercapai, maka nilai yang akan dihimpun dari tabungan itu sekitar sekitar Rp 7 triliun- Rp 7,5 triliun,"ujarnya, dalam acara peluncuran Batara Spekta, yang digelar secara virtual, di Jakarta, Rabu (9/9).

Ia juga yakin, dengan adanya Batara Spekta ini akan menumbukan jumlah tabungan di BTN mencapai 14%. Per Juli 2020, BTN mencatat adanya pertumbuhan tabungan sekitar 8,89% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara per Agustus 2020, jumlah rekening tabungan di BTN mencapai 696.408 dengan nilai mencapai Rp 33,74 triliun. Sampai akhir tahun ditargetkan bisa mencapai 989.160 rekening tabungan dengan nilai Rp 41,4 triliun.

"Pertumbuhan tabungan kita per Juli 2020 itu sekitar 8%-9% YoY. Akhir tahun berharap, dengan adanya tabunggan ini (Batara Spekta) akan bertumbuhn hingga 14%. Ini untuk tabungan Batara Spekta saja, belum Batara Prima dan kita juga punya tabungan deposito ritel."pungkasnya. (end/as)

Sumber: iqplus

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Berita Saham BCAP 22 Mei 2017

MNC KAPITAL INDONESIA BERNIAT TAMBAH MODAL TANPA HMETD IQPlus, (22/05) - PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) akan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sebanyak-banyaknya 406.627.281 saham dengan nominal Rp100 atau maksimal 7,43% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Menurut keterangan perseroan Senin disebutkan bahwa Penambahan Modal Tanpa HMTED ini memerlukan persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 30 Mei 2017 mendatang. Rencananya dana hasil PMTHMETD ini setelah dikurangi biaya-biaya akan digunakan untuk investasai dan modal kerja untuk perseroan dan entitas anak dengan pembagian 70% dan 30%. Bagi pemegang saham perseroan akan mengalami dilusi kepemilikan saham secara proporsional sesuai dengan jumlah saham baru yang dikeluarkan maksimal 6,92%. Dilusi ini menurut perseroan relatif kecil dan terjadi pada harga pasar sehingga tidak me...

INDUSTRI LOGAM DAN BAJA TUMBUH POSITIF TAHUN 2021.

Meskipun tantangan Covid-19 masih belum berakhir, kinerja industri nasional cukup menggembirakan dibanding tahun 2020, dengan indikasi rata-rata Purchasing Manager's Index (PMI) selama 2021 menunjukkan angka 50 atau ada dalam ahap ekspansif. Hal ini juga ditunjukkan oleh kinerja sektor industri logam dan baja yang turut mengalami pertumbuhan positif selama tahun 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada kuartal III tahun 2021, sektor industri logam dengan HS 72-73 mampu tumbuh di atas 9,82 persen. Kinerja ini juga didukung ekspor produk baja hingga November 2021 mencapai USD19,6 miliar dan mengalami surplus sebesar USD6,1 miliar. Direktur Industri Logam, Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Budi Susanto mengemukakan, pertumbuhan positif sektor baja akibat upaya pengendalian yang dilakukan pemerintah dengan konsep smart supply demand, yang diterapkan dengan berpihak pada industri baja nasional mulai dari sektor hulu...

Puradelta (DMAS) Raih Marketing Sales Rp1 Triliun Di Semester I 2023

PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) selaku pengembang Kota Deltamas Cikarang menyampaikan bahwa peruusahaan meraih prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp1 triliun pada semester pertama tahun 2023, atau sekitar 59,7% dari target marketing sales tahun 2023 sebesar Rp1,8 triliun. Perolehan marketing sales tersebut menjadi tolok ukur kalau kebutuhan ruang serta produk komersial maupun area industri masih cukup tinggi. Hal itu dikatakan, Direktur Sales & Marketing PT Puradelta Lestari Tbk, Stanley W. Atmodjo, dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip, Rabu (16/8). Untuk meningkatkan produk komersial, kata Stanley W. Atmodjo, perusahaan kembali meluncurkan klaster komersial terbaru yakni Greenland Square yang mengusung konsep commercial lot berlokasi di Jalan Utama Kota Deltamas. "Ruang komersial telah menjadi sarana pendukung untuk sebuah kawasan hunian seiring terus berkembangnya populasi di kawasan residensial. Kami menghadirkan kawasan komersial premium Greenland Square di K...