Langsung ke konten utama

PT United Tractors Tbk (UNTR) Serahkan Bantuan Penanganan COvid ke Pemerintah Sulawesi Utara


PT United Tractors Tbk (UT) melalui program Nurani Astra "Berbagi Untuk Negeri", menyerahkan bantuan 2 unit ventilator kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, untuk membantu penanganan pandemi COVID-19. Bantuan ventilator diserahkan kepada Bp Olly Dondokambey, S.E selaku Gubernur provinsi Sulawesi Utara.

Acara ini berlokasi di kediaman Gubernur yang dihadiri oleh Bpk Leonardus Benny sebagai Branch Operation Head UT Cabang Manado dengan menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditentukan. Bantuan ventilator ini merupakan 2 unit dari total 13 unit ventilator yang diserahkan UT ke 4 Provinsi yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat dan Sulawesi Utara dan merupakan bagian dari bantuan tahap kelima Nurani Astra yaitu penyaluran 50 ventilator ke 18 provinsi.

Pada tahap pertama di bulan April 2020, UT Group telah melakukan penyerahan bantuan penanggulangan COVID-19 ke rumah sakit rujukan COVID-19, instansi pemerintah dan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia dimana UT Group beroperasi. Adapun total bantuan yang telah disalurkan ke rumah sakit adalah 4.400 hazmat, 2.000 masker N95, 33.500 surgical mask, 400 box sarung tangan medis, 10.000 surgical cap dan hand sanitizer.

Sementara bantuan yang diserahkan ke instansi pemerintah berupa 9.300 masker kain, 560 sabun cuci tangan, 172 wastafel portable, alat penyemprot disinfektan, cairan disinfektan dan termometer thermal.

Paket sembako juga telah diserahkan kepada masyarakat terdampak pandemi COVID-19 yang berada di sekitar area operasional perusahaan. Total 24.200 paket sembako telah didistribusikan ke sejumlah masyarakat di sekitar area operasional UT Group seperti Adaro, Banjarmasin, Jambi, Lampung, Manado, Medan, Padang, Pekanbaru, Rantau, Samarinda, Satui, Semarang, Soroako, Mataram, Tarakan, Bontang, Sangatta, Muara Lawa, Balikpapan, Makassar, Bengalon, Sorong, Jayapura, Batukajang, Pontianak, Sampit, Surabaya dan Jakarta.

UT Group berharap agar bantuan penanganan COVID-19 yang telah diberikan kepada masyarakat, rumah sakit dan instansi pemerintah dapat mendukung dan meringankan beban banyak pihak yang terdampak oleh pandemi COVID-19 saat ini. (end/as)

Sumber: iqplus

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Berapa Harga Rights Issue BRI? Ini Kata Bos BRI

Manajemen PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) saat ini masih belum menentukan harga pelaksanaan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD/rights issue) perusahaan. Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu Retno K. mengatakan untuk menentukan harga pelaksanaan rights issue ini, perusahaan akan mempertimbangkan faktor makro dan industri serta kinerja dan fluktuasi harga saham perusahaan. Selain itu juga, mempertimbangkan masukan dari pemegang saham. "Harga akan disampaikan kalau sudah proses registrasi ke OJK [Otoritas Jasa Keuangan] dan akan dipublikasikan dalam prospektus untuk penetapan harga pricing-nya," kata Viviana dalam konferensi pers usai RUPSLB BRI, Kamis (22/7/2021). Berdasarkan prospektus yang disampaikan perusahaan, harga pelaksanaannya paling sedikit sama dengan batasan harga terendah saham yang diperdagangkan di pasar reguler dan pasar tunai sebagaimana diatur Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas. Adapun a

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

Buyback Saham BBNI, SCMA, ROTI, MEDC dan PALM

Sejumlah emiten berencana membeli kembali saham atawa buyback. Sepanjang bulan Juli 2021, sudah ada lima emiten yang mengumumkan akan melakukan buyback. Terbaru, ada PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang mengalokasikan dana maksimal hingga Rp 1,7 triliun untuk pembelian kembali saham. Adapun buyback yang akan dilakukan pada periode 22 Juli 2021 hingga 21 Oktober 2021 itu akan membeli sebanyak-banyaknya 20% dari jumlah modal disetor dan paling sedikit 7,5% dari modal disetor. Dalam keterbukaan informasinya, manajemen emiten perbankan plat merah itu mengungkapkan, saham BBNI mengalami tekanan jual di pasar akibat sentimen Covid-19. Sahamnya melorot 25% secara year to date (ytd) menjadi Rp 4.640 per 30 Juni 2021. " Tekanan jual di pasar akibat sentimen Covid-19 tersebut membuat saham BNI undervalued dengan Price to Book Value (PBV) per 30 Juni 2021 sebesar 0,75 kali atau telah jauh berada di bawah rata-rata PBV selama 10 tahun yang sebesar 1.60 kali," seperti yang tertulis da