google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Bandarmologi Saham BBNI, BSDE, GGRM, ADHI dan PGAS | 11 November 2020 Langsung ke konten utama

Bandarmologi Saham BBNI, BSDE, GGRM, ADHI dan PGAS | 11 November 2020


New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives 

(Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA:registered:., CIB:registered:-MNC Sekuritas) 

Wednesday (11/11/2020) 

IDX Composite 5,413 - 5,500

SUMMARY: STRONG BUY

11 TECHNICAL INDICATORS:

RSI (14): OVERBOUGHT

STOCH (9,6): BUY

MACD(12,26): BUY

ATR (14): HIGH VOLATILE

ADX (14): WEAK TREND BUY

CCI (14): OVERBOUGHT

HIGHS/LOW (14): BUY

VO: OVERBOUGHT

ROC: BUY

WILLIAMS R: OVERBOUGHT

BULLBEAR (13): OVERBOUGHT

BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER  ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


STOCKS PICK:


BBNI 5,200 - 5,450

TECHNICAL INDICATORS: BUY 5,225

TARGET PRICE: 5,450

STOP-LOSS: 5,200

BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


BSDE 1,005 - 1,105

TECHNICAL INDICATORS: BUY 1,025

TARGET PRICE: 1,105

STOP-LOSS: 1,005

BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


GGRM 41,825 - 43,575

TECHNICAL INDICATORS: BUY 42,150

TARGET PRICE: 43,575

STOP-LOSS: 41,825

BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


ADHI 630 - 700

TECHNICAL INDICATORS: BUY 640

TARGET PRICE: 700

STOP-LOSS: 630

BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


PGAS 1,140 - 1,220

TECHNICAL INDICATORS: BUY 1,150

TARGET PRICE: 1,220

STOP-LOSS: 1,140

BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): 

ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


(Dr Cand. ES, MBA, CSA:registered:., CIB:registered:-MNCSek/Disc On)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...