google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham AKRA, BBCA, MDKA dan ACES oleh MNC Sekuritas | 28 Desember 2020 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham AKRA, BBCA, MDKA dan ACES oleh MNC Sekuritas | 28 Desember 2020


MNC Daily Scope Wave

28 Desember 2020

Menutup pekan kemarin (23/12), IHSG ditutup terkoreksi tipis 0,2% ke level 6,008, bahkan sempat mencapai titik terendah di level 5,853. Kami perkirakan saat ini IHSG sedang berada di akhir wave [a] dari wave 4 dari wave (C), sehingga IHSG akan berpeluang menguat terlebih dahulu untuk membentuk wave [b] dari wave 4. Kami perkirakan rentang penguatan IHSG berada pada area 6,060-6,120, namun demikian perlu kami ingatkan masih terdapat peluang IHSG terkoreksi menuju rentang 5,680-5,800 untuk membentuk wave [c] dari wave 4.

Support: 5,911, 5,775

Resistance: 6,100, 6,195

AKRA - Buy on Weakness (3,240)

Sempat terkoreksi hingga 3,110, menutup perdagangan lalu (23/12), AKRA terkoreksi 2,1% ke level 3,240. Kami memperkirakan pergerakan AKRA sudah berada di akhir wave (iv) dari wave [iii] dari wave C, sehingga koreksi AKRA seudah cenderung terbatas dan berpeluang menguat membentuk wave (v) dari wave [iii] dari wave C.

Buy on Weakness: 3,170-3,240

Target Price: 3,600, 3,800

Stoploss: below 3,110

BBCA - Spec Buy (33,625)

Pada perdagangan kemarin (23/12), BBCA ditutup menguat tipis sebesar 0,1% ke level 33,625. Kami perkirakan pergerakan BBCA saat ini sudah berada di akhir wave (iv) dari wave [v] dari wave 3. Hal tersebut berarti, koreksi BBCA sudah relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali untuk membentuk wave (v) dari wave [v].

Spec Buy: 33,275-33,625

Target Price: 35,000, 36,000

Stoploss: below 33,000

MDKA - Buy on Weakness (2,540)

MDKA ditutup terkoreksi cukup agresif sebesar 2,3% ke level 2,540 pada perdagangan pekan lalu (23/12). Kami perkirakan saat ini MDKA sedang berada di akhir wave [iv] dari wave C dari wave (5), sehingga koreksi MDKA akan relatif terbatas dan berpeluang menguat untuk membentuk wave [v] dari wave C.

Buy on Weakness: 2,400-2,540

Target Price: 2,900, 3,030

Stoploss: below 2,300

ACES - Sell on Strength (1,780)

Pada perdagangan lalu (23/12), ACES ditutup menguat 2% ke level 1,780. Namun, selama ACES belum mampu ditutup secara agresif di atas 1,850, maka kami perkirakan penguatan ACES kemarin merupakan bagian dari wave [b] dari wave 2 dari wave (C). Hal tersebut berarti, penguatan ACES akan relatif terbatas dan rentan terkoreksi kembali, adapun level koreksi ACES berada pada rentang 1,550-1,650.

Sell on Strength: 1,790-1,820

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) Dapatkan Rating Negatif

MOODYS UBAH PROSPEK SPINDO DARI STABIL MENJADI NEGATIF. IQPlus, (23/08) - Moodys Investor Service merubah prospek PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) menjadi negatif dari stabil dimana pada saat yang sama menegaskan peringkat B2 corporate family rating perseroan. "Perubahan prospek menjadi negatif mencerminkan espektasi Moodys dimana gross margin Spindo masih mendapatkan tekanan karena volatilitas harga baja dalam 12-18 bulan ke depan yang menghasilkan peningkatan leverage dan cakupan bunga yang lemah," ujar Brian Grieser, vice president Moodys. Karena baja menyumbang hingga 95% dari harga pokok penjualan, Spindo terkena fluktuasi harga baja global dan domestik. Meski perusahaan menggunakan model biaya plus harga, Spindo tidak sepenuhnya meneruskan peningkatan harga baja kepada pelanggannya secara tepat waktu. Akibatnya margin kotor Spinti turun menjadi 15% dalam 12 bulan di Juni 2018 dari 18% di 2017 dan 25% di 2016. "Selain itu tingkat utang Spindo meningkat ka...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...