google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Global | 11 Februari 2021 Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 11 Februari 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Feb 11, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

Reli Wall Street berhenti saat perusahaan besar kehilangan tenaga

S&P 500 dan Nasdaq sedikit lebih rendah pada hari Rabu karena saham teknologi besar tergelincir di tengah rotasi kepemilikan portofolio yang sedang berlangsung yang memberikan dorongan untuk saham energi dan menjaga pasar secara keseluruhan mendekati rekor tertinggi.

Dow Jones naik 61,97 poin atau 0,2% menjadi 31.437,8. S&P 500 kehilangan 1,35 poin atau 0,03% menjadi 3.909,88. Komposit Nasdaq turun 35,16 poin atau 0,25% menjadi 13.972,53.

Saham mengabaikan pernyataan Ketua Federal Reserve Jerome Powell, yang meyakinkan investor bahwa suku bunga akan tetap rendah untuk beberapa waktu untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan pekerjaan, tetapi tidak memberikan wawasan baru tentang kebijakan moneter. Perubahan dalam kepemimpinan pasar sedang berlangsung dengan fokus pada pelonggaran teknologi besar dan sektor-sektor seperti energi dan keuangan mendapatkan daya tarik, kata analis.

Eropa

Bursa Eropa mengikuti penurunan Wall Street ke posisi merah

Bursa Eropa berakhir lebih rendah pada hari Rabu, karena kemunduran Wall Street dari rekor tertinggi menyeret bursa Eropa turun dari kenaikan awal di tengah laporan pendapatan optimis dari perusahaan termasuk SocGen yang memberi optimisme seputar rebound ekonomi yang lebih luas.

Indeks STOXX 600 Eropa 0,2% lebih rendah menjadi 409,47.

Indeks saham utama Wall Street tergelincir setelah mencapai rekor tertinggi pada pembukaan, dengan Nasdaq Composite tergelincir 0,4% setelah kenaikan beruntun. Saham teknologi memimpin kerugian di Eropa, membukukan sesi terburuk mereka dalam dua minggu. Investor akan mengamati pidato Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell untuk mendapatkan petunjuk tentang kecepatan rebound ekonomi di ekonomi terbesar dunia. Sebagian besar indeks Eropa telah naik dalam perdagangan pagi karena investor melihat tanda-tanda kemajuan sekitar tagihan stimulus AS sebesar $1,9 triliun yang diusulkan.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...