Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham INCO, UNVR, JSMR dan BBNI oleh MNC Sekuritas | 12 Maret 2021


MNC Daily Scope Wave

12 Maret 2021

Menutup perdagangan kemarin (10/3), IHSG bergerak memguat 1% dan ditutup di level 6,276. Kami memperkirakan IHSG masih dapat bergerak menguat, meskipun cukup terbatas, untuk menguji area 6,280-6,300 terlebih dahulu. Selama IHSG tidak terkoreksi ke bawah 5,735, maka koreksi IHSG kami perkirakan cenderung terbatas direntang 5,950-6,100 (skenario merah). Namun, bila IHSG terkoreksi agresif ke bawah 5,735, maka koreksi IHSG kami perkirakan akan menuju ke arah 5,600.

Support: 6,154, 6,090

Resistance: 6,400, 6,505

INCO - Buy on Weakness (4,530)

INCO ditutup terkoreksi 0,4% ke level 4,530 pada perdagangan kemarin (10/3). Kami memperkirakan, pergerakan INCO saat ini sedang berada di akhir wave C dari wave (A). Hal tersebut berarti, koreksi INCO sudah relatif terbatas dan berpeluang untuk berbalik menguat.

Buy on Weakness: 4,300-4,530

Target Price: 5,000, 5,700

Stoploss: below 4,200

UNVR - Buy on Weakness (6,575)

Pada perdagangan kemarin (10/3), UNVR ditutup menguat tipis sebesar 0,4% ke level 6,575. Posisi UNVR saat ini diperkirakan sedang berada di akhir wave [v] dari wave C dari wave (X). Hal tersebut berarti, koreksi UNVR sudah relatif terbatas dan berpeluang untuk berbalik menguat.

Buy on Weakness: 6,400-6,575

Target Price: 7,000, 7,300

Stoploss: below 6,200

JSMR - Buy on Weakness (4,380)

JSMR ditutup menguat 1,4% ke level 4,380 pada perdagangan kemarin (10/3). Saat ini, posisi JSMR kami perkirakan sedang berada pada wave [b] dari wave B. Hal tersebut berarti, koreksi JSMR akan relatif terbatas dan masih berpotensi melanjutkan penguatannya selama tidak menembus support 4,010.

Buy on Weakness: 4,180-4,250

Target Price: 4,500, 4,800

Stoploss: below 4,010

BBNI - Sell on Strength (6,050)

Pada perdagangan kemarin (10/3), BBNI ditutup menguat 1,3% ke level 6,050. Selama BBNI belum mampu menguat ke atas resistancenya di 6,400, maka pergerakan BBNI saat ini merupakan bagian dari wave (C) dari wave [B]. Hal tersebut berarti, BBNI masih rawan terkoreksi ke area 4,900-5,300 dan koreksi ini akan terkonfirmasi bila BBNI turun ke bawah 5,250.

Sell on Strength: 6,050-6,200

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP

Analisa Saham BGTG | 22 Oktober 2021

Analisa Saham BGTG Saham BGTG pada tanggal 21 Oktober 2021 ditutup melemah pada harga 174, turun -0,57%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 105% dari hari sebelumnya.  Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area jenuh jual dengan kecenderungan bullish.  Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish. Status Saham Saat Ini: Trendnya adalah Downtrend dengan Sideway Kecil Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 183 Jika naik di atas 189 maka berpeluang ke 234 Jika turun di bawah 173 maka berpeluang ke 164 Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko. Disclaimer ON Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut : Channel Telegram: https://t.me/SahamOnlineID Youtube Channel : https://www.youtube.com/c/sahamonlineid Instagram : https://www.instagram.com/sahamonlineid/ Facebook Page : https://web.facebook

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr