Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 22 Maret 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Mar 22, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

Wall Street berakhir variatif karena imbal hasil Treasury berhenti

Nasdaq berakhir lebih tinggi pada hari Jumat, terangkat oleh Facebook dan saham energi, sementara S&P 500 melemah karena imbal hasil Treasury AS berhenti dari lonjakan baru-baru ini.

Dow Jones turun 0,71% menjadi berakhir pada 32.627,97 poin. S&P 500 kehilangan 0,06% menjadi 3.913,1. Nasdaq Composite naik 0,76% menjadi 13.215,24.

Membalik tren baru-baru ini, yang disebut saham pertumbuhan sebagian besar mengungguli saham bernilai yang dipandang mungkin paling diuntungkan saat ekonomi pulih dari pandemi virus korona. Imbal hasil surat utang AS 10-tahun, yang telah meningkat tajam dalam tujuh minggu terakhir karena ekspektasi pertumbuhan, mendekati puncak 14 bulan di $ 1,742%. "Apa yang kami lihat hari ini adalah lingkungan suku bunga yang lebih stabil di seluruh kurva setelah beberapa minggu kenaikan suku bunga, dan kami melihat beberapa derajat pembalikan kepemimpinan di pasar ekuitas," kata analis.

Eropa

Bursa Eropa berakhir lebih rendah karena kekhawatiran lockdown, masih membukukan keuntungan minggu ketiga

Bursa Eropa turun pada hari Jumat setelah Prancis memberlakukan lockdown regional baru untuk mengekang penyebaran virus korona, di tengah kekhawatiran atas laju kampanye vaksinasi di beberapa negara, sementara saham bank memimpin penurunan sektoral.

STOXX 600 Eropa turun 0,8% menjadi 423,35.

CAC 40 Prancis turun 1,1% setelah negara itu memberlakukan penguncian empat minggu baru mulai Jumat di 16 wilayah yang paling parah dilanda krisis COVID-19. "Penguncian baru akan berdampak signifikan pada aktivitas ekonomi dan semakin memperburuk prospek ekonomi Prancis untuk paruh pertama tahun 2021," kata analis. “Lambatnya kampanye vaksinasi saat ini menyisakan sedikit harapan untuk pencabutan penuh pembatasan setelah berakhirnya penguncian selama 4 minggu.” Grup hotel Prancis Accor, Air France, dan perusahaan katering Sodexo cenderung turun.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP

Analisa Saham SMBR, BRMS, PGAS dan BUMI | 13 Oktober 2021

PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) Saham SMBR pada perdagangan hari Selasa bergerak konsolidasi dan ditransaksikan dengan volume transaksi yang relatif sepi. Namun, nampak volume transaksi menjelang penutupan perdagangan kian meningkat. Indikator stochastic menunjukan adanya golden cross di level 37. Sedangkan pada indikator bollinger band nampak menunjukkan band yang kian melebar yang mengindikasikan volatilitas meningkat. Secara jangka menengah hingga panjang, saat ini SMBR sedang menguji resistant MA50, apabila MA50 tertembus, ada potensi secara jangka panjang SMBR akan melanjutkan trend bullish jangka menengah hingga panjang. Secara jangka pendek SMBR diperkirakan akan bergerak pada support middle band 690 hingga resistant upper band 800.  Rekomendasi: Trading Buy Support: Rp 690 Resistance: Rp 800 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Secara teknikal BRMS saat ini bergerak sideways dengan kecenderungan bergerak menguat. Indikator MACD positif. I

Analisa Saham AGRO, EMTK dan SMGR | 14 Oktober 2021

PT Bank Rakyat Indonesia Agronia Tbk (AGRO) AGRO pada perdagangan hari ini ditutup melemah dan bergerak pada trend bearish continiation. Nampak, AGRO baru saja menembus level MA20-nya sebagai support jangka pendeknya yaitu di level support 1910. Namun, AGRO diperdagangkan dengan volume yang cukup ramai dimana indikator stochastic saat ini berada di areal jenuh jual. Band pada indikator bollinger band kian melebar indikasi volatilitas yang juga meningkat.   Ditengah volatilitas adro yang kian meningkat, nampak saat ini adro masing menguji support selanjutnya di level 1800. Apabila AGRO mampu bertahan di atas support mayor 1.800 dan mengalami teknikal rebound dan ada potensi AGRO akan bergerak kembali diatas MA20nya. Namun apabila gagal, ada potensi melanjutkan pelemahan ke level support selanjutnya yaitu di level 1720. Rekomendasi: Spekulatif buy Support: Rp 1.800 Resistance: Rp 1.910 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Downtrend menuju Rp 1.