Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 25 Maret 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Mar 25, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

S&P 500 tergelincir karena saham teknologi menarik pasar lebih rendah

S&P 500 ditutup melemah pada hari Rabu karena optimisme tentang pemulihan ekonomi oleh Ketua Federal Reserve Jerome Powell dan Menteri Keuangan Janet Yellen tidak dapat menghentikan penurunan saham teknologi untuk hari kedua berturut-turut.

Dow Jones turun 3,09 poin atau 0,01% menjadi 32.420,06. S&P 500 kehilangan 21,38 poin atau 0,55% menjadi 3.889,14. Komposit Nasdaq turun 265,81 poin atau 2,01% menjadi 12.961,89.

Sementara tiga indeks utama ditutup lebih rendah, investor menjual saham dengan kinerja besar tahun lalu, saham teknologi yang menggandakan indeks Nasdaq dari posisi terendah tahun lalu, dan membeli saham berorientasi nilai yang di bawah harga siap untuk melakukan pemulihan dengan baik. Wall Street telah bergoyang-goyang minggu ini karena rotasi selama berbulan-bulan menjadi saham energi dan keuangan yang sensitif secara ekonomi, yang telah memperoleh prospek pertumbuhan ekonomi, secara singkat terangkat oleh jatuhnya imbal hasil obligasi yang mendorong saham-saham teknologi terpukul naik.

Eropa

Bursa Eropa dibungkam karena penguncian baru melebihi data aktivitas bisnis yang kuat

Bursa Eropa melemah pada hari Rabu, karena kekhawatiran tentang langkah-langkah penguncian baru membayangi kembalinya kejutan ke pertumbuhan ekonomi untuk zona euro pada bulan Maret.

Indeks STOXX 600 Eropa berakhir datar menjadi 423,39.

Saham zona euro juga memangkas kerugian setelah IMP komposit kilat IHS Markit, yang dipandang sebagai panduan yang baik untuk kesehatan ekonomi, melambung di atas angka 50, memisahkan pertumbuhan dari kontraksi, menjadi 52,5 bulan ini dibandingkan dengan 48,8 di bulan Februari. Sementara data tersebut memberi sedikit kelegaan bagi investor, gelombang ketiga infeksi virus korona dan tindakan penguncian yang diperbarui di Eropa, serta peluncuran vaksin yang lambat kemungkinan akan membebani pembacaan akhir survei dan angka April.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

Analisa Saham BGTG | 22 Oktober 2021

Analisa Saham BGTG Saham BGTG pada tanggal 21 Oktober 2021 ditutup melemah pada harga 174, turun -0,57%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 105% dari hari sebelumnya.  Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area jenuh jual dengan kecenderungan bullish.  Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish. Status Saham Saat Ini: Trendnya adalah Downtrend dengan Sideway Kecil Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 183 Jika naik di atas 189 maka berpeluang ke 234 Jika turun di bawah 173 maka berpeluang ke 164 Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko. Disclaimer ON Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut : Channel Telegram: https://t.me/SahamOnlineID Youtube Channel : https://www.youtube.com/c/sahamonlineid Instagram : https://www.instagram.com/sahamonlineid/ Facebook Page : https://web.facebook