google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham DOID, PNBS dan WIIM | 13 April 2021 Langsung ke konten utama

Analisa Saham DOID, PNBS dan WIIM | 13 April 2021

PT. Delta Dunia Makmur Tbk (DOID)


Saat ini terdapat dua skenario terhadap pergerakan DOID. Pada skenario terbaiknya, koreksi DOID ini sedang membentuk akhir wave C dari pola triangle. Sementara untuk skenario terburuknya saat ini DOID sedang berada di awal wave [iii] dari wave C, di mana koreksinya akan berlangsung cukup dalam. Nampak pada indikator Stochastic dan MACD masih rawan untuk koreksi.

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 284

Resistance: Rp 404

Herditya Wicaksana, MNC Sekuritas

PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk (PNBS)



Pergerakan PNBS ditutup menguat membentuk pola konsolidasi. Ditransaksikan dengan volume yang relatif sepi jika dibandingkan rata-rata 5 hari perdagangan. Indikator stochastic juga nampak sudah berada pada areal overbought yang mengindikasikan adanya jenuh beli.

Rekomendasi: Sell on strength

Support: Rp 121

Resistance: Rp 141

Ivan Kasulthan, Erdikha Elit Sekuritas

PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM)


Pergerakan WIIM memperlihatkan candle terbentuk evening star. Hal ini mengindikasikan pergerakan bearish. Adapun, indikator stochastic terlihat deathcross, dengan MACD histogram positif berada di area netral

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 890

Resistance: Rp 1.020

Dimas Wahyu Putra, NH Korindo Sekuritas

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...