Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BMRI, JSMR, ACES dan DOID oleh MNC Sekuritas | 13 April 2021


 MNC Daily Scope Wave

13 April 2021

Pada perdagangan kemarin (12/4), IHSG ditutup terkoreksi cukup signifikan sebesar 2% ke level 5,948. Perhatikan support di level 5,892 dan 5,735, apabila IHSG bergerak terkoreksi dengan agresif menembus support tersebut maka skenario merah pada IHSG akan berlaku. Hal tersebut berarti, IHSG akan bergerak membentuk wave C dari wave (4) ke area 5,600.

Support: 5,892, 5,735

Resistance: 6,113, 6,230

BMRI - Buy on Weakness (6,300)

BMRI ditutup terkoreksi 2,7% ke level 6,300 pada perdagangan kemarin (12/4). Selama BMRI tidak terkoreksi ke bawah 6,125, maka kami perkirakan koreksi BMRI saat ini merupakan bagian dari wave C dari wave (B). Hal tersebut berarti, BMRI berpeluang untuk berbalik menguat.

Buy on Weakness: 6,175-6,275

Target Price: 6,625, 6,900

Stoploss: below 6,125

JSMR - Buy on Weakness (4,170)

Menutup perdagangan kemarin (12/4), JSMR bergerak terkoreksi 2,3% dan ditutup di level 4,170. Selama tidak terkoreksi ke bawah 4,010, maka saat ini posisi JSMR sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B). Hal ini berarti, JSMR berpeluang untuk menguat kembali.

Buy on Weakness: 4,070-4,130

Target Price: 4,500, 4,800

Stoploss: below 4,010

ACES - Spec Buy (1,450)

Kemarin (12/4), ACES ditutup terkoreksi cukup signifikan sebesar 3,7% ke level 1,450. Kami perkirakan, posisi ACES saat ini sudah berada di akhir wave (iii) dari wave [v], sehingga ACES berpeluang menguat untuk menguat untuk membentuk wave (iv) terlebih dahulu.

Spec Buy: 1,425-1,450

Target Price: 1,500, 1,550

Stoploss: below 1,370

DOID - Sell on Strength (352)

DOID terkoreksi agresif sebesar 6,9% ke level 352 pada perdagangan kemarin (12/4). Saat ini posisi DOID kami perkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave C atau awal wave C pada skenario merah pada pola triangle. Adapun area koreksi DOID kami perkirakan berada pada 300-330.

Sell on Strength: 352-366

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Berapa Harga Rights Issue BRI? Ini Kata Bos BRI

Manajemen PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) saat ini masih belum menentukan harga pelaksanaan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD/rights issue) perusahaan. Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu Retno K. mengatakan untuk menentukan harga pelaksanaan rights issue ini, perusahaan akan mempertimbangkan faktor makro dan industri serta kinerja dan fluktuasi harga saham perusahaan. Selain itu juga, mempertimbangkan masukan dari pemegang saham. "Harga akan disampaikan kalau sudah proses registrasi ke OJK [Otoritas Jasa Keuangan] dan akan dipublikasikan dalam prospektus untuk penetapan harga pricing-nya," kata Viviana dalam konferensi pers usai RUPSLB BRI, Kamis (22/7/2021). Berdasarkan prospektus yang disampaikan perusahaan, harga pelaksanaannya paling sedikit sama dengan batasan harga terendah saham yang diperdagangkan di pasar reguler dan pasar tunai sebagaimana diatur Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas. Adapun a

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

Cara Menghitung Harga Wajar Saham Menurut Benjamin Graham

Harga Wajar dan Benjamin Graham Harga wajar atau Harga intrinsik adalah harga wajar suatu perusahaan. Jika harga saham diatas Harga wajar artinya saham tersebut mahal dan jika dijual dibawah Harga wajar artinya saham tersebut murah.Salah satu investor yang mempopulerkan tentang Harga wajar adalah Benjamin Graham. Seorang investor yang menjadi figur penting Warren Buffet. Benjamin Graham mengajar di Columbia Business School tempat Warren Buffet menimba ilmu. Benjamin Graham menulis buku the security analysis dan juga the intelligent investor. Buku yang merupakan legenda dan bacaan wajib bagi para value investor di seluruh dunia. Buku yang juga dibaca dan didalami oleh Warren Buffet ataupun Lo Kheng Hong. Harga Wajar menurut Benjamin Graham Mari saya jelaskan bagaimana contoh menghitung Harga wajar. Dan sebagai contoh perusahaan maka saya akan menggunakan salah satu perusahaan lain yang saya beli. Saya menggunakan data EPS 2018 dengan harga EPS 141,84 Komponen yang saya gunakan ada 2 dal