google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham HMSP, INTP, INCO dan PTPP oleh MNC Sekuritas | 20 April 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham HMSP, INTP, INCO dan PTPP oleh MNC Sekuritas | 20 April 2021


MNC Daily Scope Wave

20 April 2021

IHSG ditutup terkoreksi 0,6% ke level 6,052 pada perdagangan kemarin (19/4). Waspadai akan adanya koreksi pada IHSG yang mengarah ke level 5,960-6,004 untuk IHSG membentuk wave [b]. Namun demikian, tetap perhatikan resistance di area 6,400, bila IHSG tidak sanggup bergerak ke atas resistance tersebut, maka penguatan IHSG akan berlangsung dalam jangka pendek dan rawan untuk terkoreksi kembali.

Support: 5,880, 5,735

Resistance: 6,230, 6,388

HMSP - Spec Buy (1,315)

HMSP ditutup terkoreksi 1,1% ke level 1,315 pada perdagangan kemarin (19/4). Selama HMSP masih mampu bertahan di atas 1,270, maka kami perkirakan pergerakan HMSP saat ini sedang berada di akhir wave 2 dari wave (C). Hal ini berarti, koreksi HMSP sudah relatif terbatas dan berpeluang untuk menguat.

Spec Buy: 1,300-1,315

Target Price: 1,415, 1,600

Stoploss: below 1,270

INTP - Buy on Weakness (12,600)

Pada perdagangan kemarin (19/4), INTP ditutup terkoreksi cukup signifikan sebesar 3,3% di level 12,600 dan diikuti oleh tekanan jual yang cukup besar. Kami perkirakan, saat ini posisi INTP sedang berada di wave [ii] dari wave 3 dari wave (C). Hal ini berarti, INTP akan terkoreksi terlebih dahulu sebelum berbalik menguat.

Buy on Weakness: 12,225-12,600

Target Price: 13,500, 15,000

Stoploss: below 11,900

INCO - Buy on Weakness (4,310)

Kemarin (19/4), INCO ditutup terkoreksi 0,9% ke level 4,310. Selama INCO masih mampu bergerak di atas 4,270, maka pergerakan INCO saat ini sedang berada di akhir wave [ii] dari wave A dari wave (B). Hal ini berarti, koreksi INCO akan relatif terbatas dan berpeluang untuk berbalik menguat.

Buy on Weakness: 4,280-4,310

Target Price: 4,930, 5,750

Stoploss: below 4,270

PTPP - Sell on Strength (1,245)

PTPP ditutup menguat 2% ke level 1,245 diikuti dengan tekanan beli yang cukup besar. Kami memperkirakan, penguatan PTPP ini merupakan awal dari wave 4 dari wave (C). Hal tersebut berarti, penguatan PTPP akan relatif terbatas dan rawan untuk terkoreksi kembali. Adapun level koreksi PTPP diperkirakan berada pada rentang 1,050-1,175.

Sell on Strength: 1,260-1,400

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...