google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BBRI, INDF, BRPT dan ANTM oleh MNC Sekuritas | 10 Mei 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BBRI, INDF, BRPT dan ANTM oleh MNC Sekuritas | 10 Mei 2021


MNC Daily Scope Wave

10 Mei 2021

Menutup pekan kemarin (7/5), IHSG bergerak terkoreksi 0,7% dan ditutup di level 5,928. Kami memperkirakan, pergerakan IHSG masih cenderung terkoreksi dahulu ke area 5,910-5,910. Apabila IHSG sanggup bertahan di atas level supportnya 5,883, maka gerakan ini merupakan akhir koreksi dari IHSG, selanjutnya IHSG masih berpeluang menguat ke area 6,000-6,030.

Support: 5,880, 5,735

Resistance: 6,115, 6,230

BBRI - Spec Buy (4,050)

Jumat kemarin (7/5), BBRI ditutup terkoreksi 1,5% ke level 4,050. Selama BBRI mampu bertahan di atas 3,960, maka kami perkirakan saat ini posisi BBRI sudah berada di akhir wave C dari wave (4). Hal ini berarti, koreksi BBRI akan relatif terbatas dan berpeluang untuk menguat kembali.

Spec Buy: 4,000-4,050

Target Price: 4,200, 4,400

Stoploss: below 3,960

INDF - Buy on Weakness (6,500)

INDF ditutup terkoreksi 0,8% ke level 6,500 pada perdagangan pekan kemarin (7/5). Kami perkirakan, saat ini posisi INDF sedang berada di akhir wave [ii] dari wave A, sehingga meskipun terkoreksi namun akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 6,300-6,500

Target Price: 6,800, 7,200

Stoploss: below 6,275

BRPT - Buy on Weakness (930)

Pada perdagangan pekan kemarin (7/5), BRPT ditutup terkoreksi 1,6% di 930. Kami perkirakan, saat ini posisi BRPT sedang berada di akhir wave 2 dari wave (C). Selama berada di atas 885, maka koreksi BRPT akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 900-930

Target Price: 1,000, 1,200

Stoploss: below 885

ANTM - Sell on Strength (2,620)

ANTM ditutup cenderung flat di level 2,620 pada perdagangan Jumat kemarin (7/5). Posisi ANTM saat ini diperkirakan sudah berada di akhir wave iii dari wave (c), sehingga penguatan ANTM akan relatif terbatas dan rawan koreksi dahulu. Adapun koreksi ANTM berada pada rentang 2,440-2,500 dan koreksi tersebut dapat dijadikan sebagai level buyback.

Sell on Strength: 2,630-2,660

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...