google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham INCO, BBCA, INDF dan JSMR oleh MNC Sekuritas | 20 Mei 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham INCO, BBCA, INDF dan JSMR oleh MNC Sekuritas | 20 Mei 2021


MNC Daily Scope Wave

20 Mei 2021

Pada perdagangan kemarin (19/5), IHSG ditutup terkoreksi cukup agresif sebesar 1,3% ke level 5,760. Posisi IHSG saat ini kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C, sehingga IHSG masih rawan terkoreksi ke area 5,600-5,700 bila IHSG secara agresif menembus support 5,735. Namun, IHSG masih berpeluang menguat terbatas ke area 5,830-5,870 terlebih dahulu.

Support: 5,735, 5,563

Resistance: 6,033, 6,113

INCO - Buy on Weakness (5,050)

Kemarin (19/5), INCO ditutup terkoreksi cukup agresif sebesar 5,2% ke level 5,050. Saat ini, posisi INCO kami perkirakan sedang berada di wave B dari wave (B), meskipun terkoreksi maka diperkirakan akan relatif terbatas dan berpeluang untuk menguat kembali.

Buy on Weakness: 4,850-5,025

Target Price: 5,600, 6,000

Stoploss: below 4,540

BBCA - Accum Buy (31,725)

BBCA ditutup terkoreksi 0,7% ke level 31,725 pada perdagangan kemarin (19/5). Posisi BBCA saat ini, kami perkirakan sedang membentuk wave [ii] dari wave 5. Hal ini berarti, pergerakan BBCA akan terkoreksi terlebih dahulu namun selama BBCA di atas 29,900 maka BBCA masih berpeluang menguat kembali.

Accum Buy: 30,850-31,525

Target Price: 33,000, 34,200

Stoploss: below 29,900

INDF - Buy on Weakness (6,375)

Pada perdagangan kemarin (19/5), INDF ditutup cenderung flat di level 6,375. Posisi INDF saat ini kami perkirakan sedang berada di wave [ii], dimana INDF akan terkoreksi namun cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 6,150-6,325

Target Price: 6,650, 7,200

Stoploss: below 6,100

JSMR - Sell on Strength (4,010)

JSMR ditutup terkoreksi 2,9% ke level 4,010 pada perdagangan kemarin (19/5). Kami perkirakan, dengan tertembusnya support 4,010 maka saat ini posisi JSMR sedang berada pada bagian dari wave (Y) dari wave [B], sehingga JSMR masih rawan untuk terkoreksi kembali. Adapun rentang koreksi JSMR diperkirakan berada pada levle 3,600-3,900.

Sell on Strength: 4,010-4,080

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...