google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham PGAS, BBCA, INDF dan MEDC oleh MNC Sekuritas | 3 Juni 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham PGAS, BBCA, INDF dan MEDC oleh MNC Sekuritas | 3 Juni 2021


MNC Daily Scope Wave

3 Juni 2021

Pada perdagangan kemarin (2/6), IHSG ditutup menguat 1,4% ke level 6,031 dan membentuk gap dengan rentang 5,947-5,991. Kami memperkirakan, IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji MA60-nya di level 6,060-6,130 untuk membentuk bagian dari wave (B) atau wave [c]. Namun demikian tidak menutup akan adanya koreksi terlebih dahulu ke rentang 5,911-5,970.

Support: 5,900, 5,742

Resistance: 6,113, 6,230

PGAS - Buy on Weakness (1,200)

Kemarin (2/6), PGAS bergerak menembus MA20-nya dan ditutup menguat signifikan sebesar 7,6% ke level 1,200. Kami memperkirakan, pergerakan PGAS saat ini sedang berada di awal wave [C], hal ini berarti PGAS masih berpeluang melanjutkan penguatannya sekaligus menguji MA60.

Buy on Weakness: 1,150-1,200

Target Price: 1,270, 1,400

Stoploss: below 1,085

BBCA - Buy on Weakness (32,325)

Pada perdagangan kemarin (2/6), BBCA ditutup menguat 1,4% ke level 32,325 dan meninggalkan gap pada rentang 31,950-32,100. Selama BBCA tidak terkoreksi ke bawah 31,300, maka posisi BBCA saat ini sedang membentuk awalan dari wave [iii]. Hal ini berarti, BBCA masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 31,825-32,100

Target Price: 33,500, 34,500

Stoploss: below 31,300

INDF - Buy on Weakness (6,450)

INDF ditutup menguat 1,6% ke level 6,450 pada perdagangan kemarin (2/6) dan diiringi dengan meningkatnya tekanan beli. Pergerakan INDF, selama tidak terkoreksi di bawah 6,225, maka diperkirakan sedang berada di awal wave [iii].

Buy on Weakness: 6,250-6,400

Target Price: 6,850, 7,200

Stoploss: below 6,225

MEDC - Sell on Strength (695)

MEDC ditutup menguat 0,7% ke level 695 dan pergerakannya tertahan oleh MA20. Kami perkirakan, selama MEDC belum mampu menembus resistance di 780, maka posisi MEDC saat ini merupakan bagian dari wave (C) sehingga MEDC masih rawan terkoreksi kembali. Adapun rentang koreksi MEDC berada pada level 590-650.

Sell on Strength: 700-740

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...