Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 30 Juni 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Jun 30, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

S&P dan Nasdaq naik ke rekor penutupan

S&P 500 dan Nasdaq keduanya mencatat rekor penutupan tertinggi pada hari Selasa, terangkat oleh Apple Inc dan saham teknologi lainnya setelah laporan kepercayaan konsumen yang optimis.

Dow Jones naik 9,02 poin atau 0,03% menjadi 34.292,29. S&P 500 naik 1,19 poin atau 0,03% menjadi 4.291,8. Nasdaq menambahkan 27,83 poin atau 0,19% menjadi 14.528,34.

S&P 500, dibantu oleh lonjakan saham Morgan Stanley di tengah berita kenaikan dividen, mencapai rekor tertinggi untuk sesi keempat berturut-turut. S&P dan Dow ditutup sedikit berubah setelah sesi yang ditandai dengan volume yang lebih ringan dari rata-rata, karena pasar menunggu lebih banyak data ekonomi. Pelaku pasar mengamati dengan cermat laporan penggajian nonpertanian yang akan dirilis pada hari Jumat, yang dapat mempengaruhi sikap kebijakan Federal Reserve AS yang bergantung pada pemulihan yang adil dari pasar tenaga kerja. Laporan kepercayaan konsumen yang optimis pada hari Selasa menetapkan nada positif untuk data pekerjaan. Kepercayaan konsumen AS meningkat pada bulan Juni ke level tertinggi sejak pandemi COVID-19 dimulai lebih dari setahun yang lalu, memperkuat ekspektasi untuk pertumbuhan ekonomi yang kuat pada kuartal kedua.

Eropa

Kenaikan tajam dalam sentimen Eropa membantu saham naik lebih tinggi

Bursa Eropa berakhir lebih tinggi pada hari Selasa setelah data menunjukkan sentimen ekonomi meningkat tajam pada bulan Juni, sementara Adidas mengangkat indeks Jerman dengan rencana pembelian kembali saham.

European STOXX 600 ditutup 0,3% lebih tinggi pada 456,37 poin.

Data menunjukkan sentimen ekonomi zona euro mencapai level tertinggi 21 tahun pada Juni karena program vaksinasi yang stabil membuat beberapa ekonomi dibuka kembali. Sementara data tidak memperhitungkan varian Delta baru dari virus corona, suasana hati yang membaik membuat investor menumpuk ke sektor-sektor yang paling mungkin mendapat manfaat dari pemulihan. Saham kimia naik 0,9%, sementara mobil dan jasa keuangan berada di antara yang berkinerja terbaik.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

LEPAS SAHAM BBYB, YELLOW BRICK KANTONGI DANA Rp641,25 MILIAR.

Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas sebagian saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) miliknya. Hal itu terlihat dalam laporan kepemilikan saham BBYB, yang dipublikasikan, Kamis (2/12). Dalam laporan BBYB, disebutkan bahwa Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas total sebanyak 346.621.622 lembar saham BBYB. Penjualan saham tersebut dilakukan secara bertahap atau sebanyak tiga kali tepatnya, mulai tanggal 23 November, 26 November dan 29 November 2021. "Saham BBYB di lepada oleh Yellow Brick Enterprise Ltd di level Rp1.850 per lembar sahamnya,"tulis Manajemen BBYB. Dengan demikian dapat diasumsikan Yellow Brick Enterprise Ltd telah mengantongi dana sekitar Rp641,25 miliar dari penjualan saham BBYB tersebut. Pasca penjualan saham, kepemilikan saham Yellow Brick Enterprise Ltd di BBYB berkurang menjadi sejumlah 485.218.961 lembar saham 6,47%, dari sebanyak 831.840.583 lembar saham atau sekitar 11,1%. (end/as) sumber :  IQPLUS Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Analisa Saham PTBA | 3 Desember 2021

Saham PTBA Setelah berhasil breakout dari resistance pola falling wedge pattern dan mencapai targetnya di 2760, saham PTBA berpeluang melanjutkan reli penguatannya. Indikator teknikal MACD yang telah golden cross dan bersiap cross up ke atas centreline mengindikasikan bahwa saham ini mulai mendapatkan momentum positif, sehingga berpeluang melanjutkan penguatannya menuju target-target selanjutnya. Rekomendasi : Hold & let your profit run. Ikutin terus dan cek update teknikal selanjutnya untuk target berikutnya dan trailing stopnya di member area. Disclaimer ON sumber :  steptrader Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online