google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PT Pelita Samudera Shipping Tbk Alami Kenaikan Laba Sebesar 149% Langsung ke konten utama

PT Pelita Samudera Shipping Tbk Alami Kenaikan Laba Sebesar 149%


Emiten pelayaran PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) membukukan kinerja yang memuaskan pada semester I-2021. Hal ini terlihat dari pendapatan usaha dan laba bersih PSSI yang melesat di paruh pertama tahun ini.

Melansir laporan keuangan perusahaan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Pelita Samudera berhasil mencetak laba bersih periode berjalan sebesar US$ 7,25 juta. 

Asal tahu saja, realisasi tersebut melesat 149,14% dibandingkan dengan laba bersih di periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 2,91 juta. 

Lonjakan laba bersih Pelita Samudera didapat setelah pendapatan usaha perusahaan juga melonjak tajam di periode Januari-Juni 2021. Terlihat pendapatan usaha PSSI mencapai US$ 45,66 juta hingga akhir Juni 2021. Jumlah itu naik 28,51% dibandingkan dengan pendapatan usaha di semester I-2020 silam. 

Kenaikan pendapatan usaha turut mengerek beban pokok perusahaan. Pada semester I-2021, beban pokok pendapatan Pelita Samudera naik 23,87% secara tahunan (yoy) menjadi US% 35,54 juta. 

Beban operasi Pelita Samudera dalam enam bulan pertama 2021 juga naik 12,44% yoy menjadi US$ 3,14 juta. Setali tiga uang, beban keuangan perusahaan pun naik 23,12% dari US$ 839.565 di semester I-2020 menjadi US$ 1,03 juta di akhir Juni 2021. 

Sumber: KONTAN

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...