google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BRIS, MLPL, PTBA dan FREN oleh MNC Sekuritas | 23 Agustus 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BRIS, MLPL, PTBA dan FREN oleh MNC Sekuritas | 23 Agustus 2021


MNC Daily Scope Wave

23 Agustus 2021

Menutup perdagangan pekan kemarin (20/8), IHSG menguat 0,6% ke level 6,030, pergerakan IHSG pun telah berada di atas MA200-nya. Kami memperkirakan saat ini posisi IHSG masih berada pada bagian dari wave [c] dari wave E, sehingga penguatan IHSG pun akan relatif terbatas dan kami perkirakan akan menguji 6,060-6,090 terlebih dahulu. Namun demikian, tetap waspadai level 5,938 sebagai support terdekatnya, bila IHSG menembus level tersebut, maka IHSG akan menuju ke area 5,850-5,900.

Support: 5,938, 5,884

Resistance: 6,136, 6,178

BRIS - Buy on Weakness (2,150)

Menutup perdagangan Jumat (20/8), BRIS menguat 4,4% ke level 2,150, pergerakan BRIS masih tertahan oleh MA60-nya. Selama BRIS tidak terkoreksi ke bawah 2,010, maka saat ini posisi BRIS sudah berada di akhir wave [a] dari wave B. Hal ini berarti, koreksi BRIS sudah relatif terbatas dan berpeluang menguat membentuk wave [b] dari wave B.

Buy on Weakness: 2,090-2,140

Target Price: 2,350, 2,550

Stoploss: below 2,010

MLPL - Buy on Weakness (418)

MLPL ditutup menguat 2,5% ke level 418 pada perdagangan Jumat kemarin (20/8). Kami memperkirakan, posisi MLPL saat ini sudah berada di akhir wave (A) dari wave [B], sehingga MLPL berpeluang menguat untuk membentuk wave (B).

Buy on Weakness: 404-418

Target Price: 520, 650

Stoploss: below 360

PTBA - Spec Buy (2,110)

Jumat kemarin (20/8), PTBA ditutup terkoreksi 1,9% ke level 2,110. Posisi PTBA diperkirakan sedang berada di akhir wave (2) dari wave [C], hal tersebut berarti koreksi PTBA diperkirakan akan terbatas dan berpeluang untuk menguat kembali membentuk awal dari wave (3).

Spec Buy: 2,060-2,100

Target Price: 2,290, 2,600

Stoploss: below 1,995

FREN - Buy on Weakness (125)

FREN ditutup menguat 1,6% ke level 125 pada perdagangan Jumat kemarin (20/8). Selama FREN masih mampu bertahan di atas 114 sebagai supportnya, maka posisi FREN saat ini sedang berada di awal wave B. Hal ini berarti, pergerakan FREN akan berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 116-125

Target Price: 135, 143

Stoploss: below 114

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...